Setahun sebelum pemilukada riau

Perang Bintang Sudah Dimulai

Kompas.com - 01/06/2010, 13:46 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kalau calon incumbent di Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, melakukan kampanye terselubung menjelang Pemilukada 3 Juni lusa, memang sudah menjadi ciri khas calon yang kurang percaya diri. Namun masih di Riau juga, tepatnya di Kabupaten Rokan Huku, dua calon sudah melakukan penggalangan terang-terangan setahun sebelum Pemilukada.

Dua orang itu adalah Bupati Rohul, incumbent Achmad dan Joni Irwan, calon yang disebut-sebut mampu menggeser Achmad dari kursi empuk bupati. Achmad adalah calon yang pada tahun 2006 lalu mampu menggeser Bupati incumbent Ramlan Zas yang sekarang buron dalam kasus korupsi. Adapun Joni adalah Asisten III Pemerintah Provinsi Riau yang tidak lain merupakan putra tokoh Riau terkenal asal Rokan Hulu, Ismail Suko.

Konon, Achmad mampu memenangi pertarungan melawan Ramlan Zas karena didukung penuh oleh Gubernur Riau, Rusli Zainal. Namun, untuk periode kedua kali ini, peluang Achmad mendapat dukungan Rusli menipis, karena Joni adalah keluarga dekat Rusli. Joni merupakan adik kandung istri Rusli, Septina Primawati.

Pertarungan dua bintang ini sudah dimulai sejak pertengahan Mei lalu. Setiap pekan, kini Achmad dan Joni selalu memasang kegiatan berbau penggalangan massa di koran lokal. Tidak tanggung-tanggung, kampanye sebelum waktunya itu selalu memenuhi satu halaman koran dengan penuh warna. Bila pekan ini, Achmad berada di kesukuan ini, maka pada saat bersamaan Joni berada di persatuan kesukuan lain.

Hari Selasa (1/6/2010) ini, foto-foto Achmad dan Joni berada pada halaman yang bersisian. Dalam foto-foto mencolok itu, Achmad memberi gelar Adat Ompek di Luhak Tambusai, adapun Joni bersilaturahim dengan masyarakat Ujung Batu yang memintanya maju menjadi calon Bupati Rohul.

Yang patut dipuji adalah, luar biasa amunisi kedua calon itu. Entah dari mana uang untuk mendukung kampanye yang baru akan berlangsung secara resmi pada tahun depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau