Snmptn

Kalau Mungkin, Gelombang Kedua Digunakan

Kompas.com - 01/06/2010, 14:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Besar kemungkinan para peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) 2010 yang mengalami kegagalan mendaftar sampai batas waktu penutupan pendaftaran pada Kamis (3/5/2010), diberi kesempatan untuk bisa kembali ikut pendaftaran gelombang kedua. Adapun sebetulnya, pendaftaran gelombang kedua diperuntukkan hanya untuk peserta yang melakukan ujian nasional (UN) ulang.

"Kita inginnya fleksibel, sehingga nanti kita lihat dulu situasinya, apakah bisa dipakai atau tidak," kata Ketua Forum Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Haris Supratno kepada Kompas.com, di Jakarta, Selasa (1/6/2010).

Diberitakan sebelumnya, banyak hal yang menyebabkan masa pendaftaran tahun ini diperpanjang, dari yang semula sampai Senin (31/5/2010), kini menjadi Kamis (3/6/2010). Penyebabnya, mulai dari kesalahan calon mahasiswa saat mendaftar hingga persoalan akses internet yang eror di hari terakhir pendaftaran, Senin (31/5/2010).

Secara nasional, Ketua Umum Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2010 Herry Suhardiyanto pun telah menegaskan, bahwa calon peserta yang mendaftar secara online hingga masa penutupan pada Senin (31/5/2010) WIB mengalami kegagalan, masih diberi kesempatan sampai Kamis (3 /5/2010) pukul 18.00 WIB.

Menurut dia, jumlah calon peserta SNMPTN tahun 2010 yang telah berhasil mendaftar secara online pada 31 Mei 2010 sore mencapai 393.262 calon peserta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau