Tes Kesehatan Calhaj Mulai Disiapkan

Kompas.com - 02/06/2010, 17:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan sudah mulai menyiapkan pelayanan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan bagi para calon jemaah haji.

"Puskesmas sudah siap melakukan pemeriksaan kesehatan calon jemaah untuk mengetahui status kesehatan awal mereka. Seluruh puskesmas di kecamatan bisa melakukannya," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Wan Alkadri di Jakarta, Rabu (2/6/2010).

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan awal yang dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan fisik dan mental beserta pemeriksaan laboratorium untuk mendukung diagnostik. "Untuk pemeriksaan kesehatan, Puskesmas akan merujuk ke fasilitas laboratorium," katanya.

Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan awal tidak dimaksudkan untuk menentukan layak tidaknya seorang calon jemaah berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Pemeriksaan awal, kata dia, dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan serta menentukan rekomendasi pemeliharaan kesehatan bagi mereka.

"Yang kondisinya sempurna dan bisa menjalankan ibadah secara mandiri diminta mempertahankan kondisi supaya tetap fit saat harus berangkat, yang ada kelainan disarankan menjalani perawatan, yang sakit disarankan menjalani terapi dan mendapatkan pendampingan," katanya.

Pada 2010 pemerintah akan memberangkatkan sekitar 211 ribu calon jemaah haji ke tanah suci, sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi. Calon jemaah haji dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 13 Oktober dan mulai diberangkatkan pada 14 Oktober.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau