Edukasi Nutrisi Menjangkau Posyandu

Kompas.com - 02/06/2010, 18:42 WIB

KOMPAS.com - Sari Husada Indonesia resmi meluncurkan MobiPresinutri, yang akan mendatangi 125 titik di Pulau Jawa hingga 5 Juli 2010. MobiPresinutri merupakan sebuah bus yang dirancang khusus, dimana di dalamnya terdapat sekitar delapan jenis permainan pendukung tumbuh kembang anak, sekaligus wahana edukasi nutrisi bagi ibu dan anak.

George Yudistira, Marketing Manager SGM, mengungkapkan kebutuhan masyarakat mengenai edukasi nutrisi masih belum terpenuhi maksimal. Merespons kebutuhan ini, Sari Husada dengan brand susu formula SGM Eksplor 3 dan SGM Aktif 4, menciptakan MobiPresinutri. Hal ini sekaligus juga menjadi bentuk dukungan Sari Husada mendorong peran posyandu yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

MobiPresunitri akan memulai roadshow di Jabodetabek, serta beberapa kota seperti Sukabumi, Tasikmalaya, Solo, Semarang, Madiun, Malang, dengan total lebih dari 10 kota.

Ignatius Ari Djoko Purnomo, Corporate Communication Sari Husada menjelaskan, selain untuk menjangkau sebanyak mungkin masyarakat, kegiatan ini juga bermaksud memberikan inspirasi bagi pelayanan kesehatan ibu dan anak seperti posyandu atau puskesmas.

"Kegiatan ini akan lebih banyak menjangkau posyandu," papar Ignatius kepada Kompas Female, usai peluncuran MobiPresinutri di Puskesmas Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (2/6/2010).

Selain posyandu dan puskesmas, MobiPresunitri juga akan mendekatkan edukasi nutrisi di sekolah termasuk pendidikan anak usia dini atau PAUD. Hanya saja durasi kunjungan bus berwarna merah ini tak lama. Satu titik lokasi, seperti di Puskesmas Benhil misalnya, mobil akan parkir setengah hingga satu hari.

"Lamanya kegiatan tergantung target jumlah ibu dan anak," kata Ignatius, menambahkan setiap kegiatan tak hanya diisi permainan anak usia 1-3 tahun dan 3-6 tahun, namun juga konsultasi gizi. Pakar nutrisi dan dokter anak akan didatangkan di kota besar yang menjadi sasaran lokasi kegiatan, tambahnya lagi.

Dr Savitri Handayana, MM, Kepala Puskesmas Kelurahan Bendungan Hilir, mengungkapkan edukasi dengan bantuan swasta memang dibutuhkan, mengingat jumlah tenaga kesehatan yang memiliki keterampilan edukasi masih minim. Masyarakat (menengah bawah) juga masih belum mendapatkan pemahaman maksimal mengenai pentingnya nutrisi.

"Edukasi semacam ini akan lebih efektif, jika posyandu juga aktif. Penyampaian (edukasi nutrisi) juga sebaiknya dengan bahasa awam atau bahasa sehari-hari," papar dr Savitri, satu-satunya dokter umum pembina sembilan rukun warga serta posyandu di Bendungan Hilir.

Roadshow MobiPresinutri:
Ibu dan anak bisa menikmati berbagai permainan dengan membeli satu produk SGM Eksplor 3 atau SGM Aktif 4 dengan Presinutri.
Jawa Barat: Sukabumi, Bandung, Tasikmalaya (3 - 11 Juni 2010)
Jawa Tengah: Solo, Yogyakarta, Semarang (12 - 26 Juni 2010)
Jawa Timur: Surabaya, Kediri, Madiun, Malang (27 Juni - 5 Juli 2010)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau