Rangkaian Perawatan Rambut untuk Perempuan Indonesia

Kompas.com - 02/06/2010, 19:39 WIB

KOMPAS.com - Produk perawatan rambut Sunsilk meluncurkan delapan varian inovatif yang diberi nama Sunsilk Co-Creations. Sunsilk melibatkan tujuh pakar rambut dunia untuk mencipta rangkaian perawatan rambut sesuai kebutuhan perempuan Indonesia.

Deretan produk yang lahir dari temuan para pakar tersohor dan ahli dermatologi ini di antaranya, Sunsilk Soft & Smooth, Sunsilk Damaged Hair Treatment, Sunsilk Black Shine, Sunsilk Hair Fall Solution, Sunsilk Anti Dandruff, Sunsilk Clean & Fresh, Sunsilk Straight & Sleek, dan Sunsilk Bouncy Curls.

Chris Oey, Senior Brand Manager Sunsilk mengungkapkan, varian terbaru ini merupakan penyempurnaan dari produk Sunsilk yang sudah ada sebelumnya. Artinya, jika Anda ingin mendapatkan perawatan rambut harian di rumah, Sunsilk Co-Creations memberikan nilai tambah dengan sentuhan para pakar rambut dunia.

Salah satunya, Thomas Taw, Co-Creator Sunsilk Damage Hair Treatment dan Sunsilk Soft & Smooth. Thomas hadir dalam peluncuran Sunsilk Co-Creations di Kempinski Ballroom, Jakarta, Rabu (2/6/2010). Thomas merupakan pakar rambut dari London, yang merepresentasikan produk khusus untuk merawat rambut rusak. Sebelumnya, Jamal Hammadi lebih fokus pada perawatan rambut hitam dan mengkilau.

Tidak ada formula yang berbeda dalam produk Sunsilk di Indonesia, yang beriklim tropis, dengan negara lain yang memiliki empat musim. Sunsilk yang di dunia internasional lebih dikenal dengan brand Seda, diciptakan untuk memenuhi kebutuhan perampuan sesuai tipe dan jenis rambutnya.

"Hanya saja formulanya diciptakan dengan memperhatikan faktor kesehatan kulit kepala dan kulit rambut. Karenanya dilibatkan pakar rambut dari berbagai negara di Asia, Eropa, dan Amerika. Mereka stylish yang expert di bidang perawatan rambut," papar Chris.

Chris menambahkan, produk kreasi pakar rambut dunia ini termasuk kategori produk premium, dengan peningkatan pada formulasinya. Penggunaan yang tepat sesuai karakter rambut mampu menyehatkan kembali rambut perempuan Indonesia, yang menjadi pangsa pasarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau