PDI-P Yakin Teras Pimpin Lagi Kalteng

Kompas.com - 02/06/2010, 21:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo meyakini, calon gubernur yang diusung pada Pilkada Kalimantan Tengah, Teras Narang berpasangan dengan Ahmad Diran yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 5 Juni.

”Saya optimis Pak Teras menang satu putaran. Sebab, sejauh yang kita tahu, masyarakat disana masih menyukai Pak Teras Narang. Hal ini, antara lain, karena keberhasilan Pak Teras dalam memimpin Kalteng selama ini,” ujar Tjahjo dalam pernyataan tertulisnya kepada tribunnews, Rabu (2/6/2010).

Menurut Tjahjo, masyarakat Kalteng saat ini sudah lebih cerdas dalam memilih pemimpinnya. Mereka tak akan gambling (berjudi) dengan asal memilih pemimpin. Mereka, kata Tjahjo, tentu akan memilih pemimpin yang sudah teruji kapasitasnnya, kapabilitasnya, integritasnya dan keberhasilannya.

”Saya kira Pak Teras sudah berusaha melakukan yang terbaik buat masyarakat Kalteng. Dan itu sekarang sudah dirasakannya. Tinggal tugas Pak Teras untuk membuat lebih baik lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dalam pernyataan tertulisnya meyakini, pasangan Teras Narang-Ahmad Diran akan memenangkan pertarungan dengan satu putaran saja. Teras Narang diyakini, akan mengungguli tiga calon lainnya. Bulan lalu, LSI khusus melakukan survei terhadap peluang para kandidat cagub dan cawagub Kalteng.

Survei ini dikerjakan dengan metode standar LSI; multistage random sampling, wawancara tatap muka, 440 responden dan margin error plus minus 4,8 persen. Ketika survei dilakukan, pasangan Agustin Teras Narang dan Achmad Diran (PDI-P) didukung oleh 45,0 persen. Pasangan Achmad Amur dan Baharuddin Lisa (PPP, PAN, PBB, PKNU, Hanura, Gerindra dan PKB) 34,5 persen. Pasangan Achmad Yuliansyah dan Didik Salijardi (Golkar dan Demokrat) 8,1 persen. Sementara pasangan lainnya yang diusung partai yang tidak meraih kursi DPR, Yuandreas dan Basuki 0,0 persen.

"Pasangan Teras Narang nyaris unggul di semua segmen masyarakat pemilih, termasuk di hampir seluruh kategori seperti gender, usia dan desa-Kota. Narang yang posisinya sebagai incumbent jauh lebih dikenal dibanding kandidat lainnya, yaitu 96,0 persen," ujar Denny.

"Selain itu, Teras juga unggul karena kekuatan figurnya yang lebih disukai (77,8 persen). Diperkuat lagi dengan pandangan mayoritas publik di Kalteng yang menilai Teras Narang cukup berhasil dalam memimpin Kalteng. Sekitar 53,1 persen masyarakat Kalteng mengaku puas terhadap kinerja Teras Narang," ungkapnya lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau