JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia untuk ke-10 kalinya kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di posisi 6,5 persen. Hal itu diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, Kamis (3/6/2010).
"Keputusan tersebut diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan terkini dan prospek perekonomian yang secara umum menunjukkan perkembangan yang terus membaik," sebut Direktur Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dyah NK Makhijani dalam siaran pers Bank Indonesia.
Dewan Gubernur, lanjutnya, memandang BI Rate pada level tersebut masih konsisten dengan pencapaian sasaran inflasi tahun 2010 dan 2011 sebesar 5 persen plus minus 1 persen, serta masih kondusif bagi upaya memperkuat proses pemulihan perekonomian.
"Selain itu, keputusan tersebut juga konsisten dengan upaya menjaga stabilitas keuangan di dalam negeri di tengah meningkatnya risiko ketidakpastian akibat krisis utang yang dialami Yunani dan sejumlah negara di Eropa," demikian Dyah.
Posisi 6,5 persen in bertahan sejak 5 Agustus 2009.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang