Bursa

Laba Bersih BEI Catat Rekor

Kompas.com - 03/06/2010, 14:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan rekor tertinggi dengan meraih laba bersih sebesar Rp 343,5 miliar pada 2009, naik 47,8 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 232,4 miliar.

Direktur Utama BEI Ito Warsito dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (3/6/2010), mengatakan, BEI terus membangun fondasi pengembangan pasar modal dengan fokus pada peningkatan infrastruktur sistem dan teknologi, kapitalisasi pasar, dan peningkatan likuiditas pasar.

"BEI juga harus mengembangkan kemampuan para anggota bursa untuk bersama-sama mencapai target-target jangka menengah," katanya, dengan menambahkan, peningkatan likuiditas pasar diusahakan dengan peningkatan peran investor domestik.

Ia menambahkan, BEI juga terus berusaha meningkatkan pembinaan terhadap para anggota bursa untuk meningkatkan standar operasi dan pelayanan terhadap nasabah sehingga investor akan semakin nyaman serta aman berinvestasi di pasar modal.

"BEI memberikan dukungan infrastruktur berkelanjutan untuk anggota bursa senilai Rp 55,1 miliar per tahun, selain dukungan peningkatan server untuk peningkatan manajemen risiko anggota bursa senilai Rp 8,78 miliar," ujarnya.

Ia mengatakan, BEI menekankan sisi pembinaan dan menempatkan diri sebagai mitra anggota bursa, tetapi BEI juga tidak segan-segan bertindak tegas memberikan sanksi terhadap anggota bursa yang mencederai kepercayaan pasar dan investor. "Tahun 2009 kami mensuspensi PT Optima Kharya Capital Securities karena indikasi penggunaan efek milik nasabahnya," ujarnya.

Sementara pendapatan usaha BEI dari perdagangan saham menurun karena menurunnya nilai rata-rata perdagangan harian dari Rp 4,44 triliun pada 2008 menjadi Rp 4,05 triliun pada 2009 atau turun 8,78 persen. "Penurunan tersebut adalah dampak lanjutan krisis ekonomi dunia yang mencapai puncaknya pada triwulan akhir 2008," kata Ito.

RUPST BEI 2010 ini dihadiri 113 pemegang saham atau 97,41 persen dari jumlah pemegang saham yang memiliki hak suara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau