JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengucapkan belasungkawa yang mendalam terhadap kabar berpulangnya pendiri Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Hasan Tiro, Kamis (3/6/2010) siang.
Namun, Kalla juga bersyukur bahwa Tiro meninggal sebagai warga negara Indonesia (WNI). "Kita juga harus bersyukur bahwa beliau meninggal sebagai warga negara Indonesia," tegasnya di sela rapat internal International Conference of Islamic Scholars (ICIS) di Jakarta.
Kalla juga mencatat bahwa meninggalnya Tiro sebagai WNI memiliki makna penting mengingat andilnya yang sangat besar dalam proses perdamaian GAM dan Pemerintah Indonesia pada saat Kalla menjabat sebagai wakil presiden. "Sehingga kini Aceh tenang," tambahnya.
Namun, Kalla mengaku tak sempat pergi melayat karena Tiro akan segera dimakamkan besok. Hasan Tiro, bagi Kalla, adalah sosok yang memiliki pendirian yang tegas. Kalla sendiri mengaku tak khawatir ada perubahan kondisi politik dan keamanan di Aceh pascameninggalnya Tiro. "Mereka sudah solid di Aceh," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang