Ratusan Mahasiswa Sumbar Kecam Israel

Kompas.com - 03/06/2010, 18:05 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia atau KAMMI Sumatera Barat, Kamis (3/6/2010) melakukan demonstrasi di pelataran gedung DPRD Sumbar. Mereka mengutuk tindakan Israel yang melakukan serangan militer terhadap penumpang kapal Mavi Marmara yang membawa misi kemanusiaan terhadap rakyat Palestina.

Massa yang datang ke pelataran Gedung DPRD Sumbar sekitar pukul 10.00 itu datang dengan setelah sebelumnya melakukan long march melewati sejumlah ruas ajalan di Kota Padan. Sebagian di antara mereka datang dengan menggunakan kendaraan bermotor sembari membawa sejumlah poster dan spanduk yang mengecam tindakan keji Israel.

Sejumlah bendera Israel yang dibawa dalam demonstrasi itu juga dirusak. Mereka juga meneriakkan yel-yel yang mengecam Israel dan mendukung kemerdekaan Palestina.

Selain dari KAMMI Sumbar, aksi hari itu diikuti pula oleh mahasiswa yang tergabung dalam Pusat Komunikasi Daerah Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus. Koordinator lapangan aksi tersebut, Rizki Jayuska mengatakan, pihaknya mendesak Pemerintah RI bersikap lebih tegas dengan mengirimkan TNI ke Jalur Gaza.

Dalam orasinya, Rizki mengajak massa untuk bersiap jika sewaktu-waktu diberangkatkan ke wilayah konflik itu. Massa juga menuntut Israel segera diseret ke pengadilan internasional dan menuntut PBB melakukan penyelidikan atas kejahatan terhadap kemanusiaan itu.    

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau