JAKARTA, KOMPAS.com - Cagub Bank Indonesia Darmin Nasution ditanya kemungkinan DPR menolaknya, menjawab. "Saya tidak perlu memikirkan itu (ditolak atau tidak). Saya berjalan saja."
Ditanya apakah itu karena dirinya calon tunggal sehingga tidak khawatir, Darmin mengatakan, "Bukan begitu. Kalau saya takut ditolak, ya kantong saja dulu (nama saya) di kantong Anda."
Adapun tentang program yang akan diajukan Darmin sebagai calon Gubernur BI saat menjalani fit and proper test Komisi XI DPR, Darmin mengatakan bahwa salah satu program yang disiapkan adalah program yang selama ini dikerjakannya di BI sebagai Deputi Gubernur Senior BI.
Program itu adalah mengamankan intermediasi perbankan agar mampu untuk mendukung pertumbuha n ekonomi yang direncanakan sesuai dengan asumsi APBN. "Tentu saja, bukan hanya pertumbuhan kreditnya yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi, akan tetapi juga kita akan berusaha selalu menyeimbangkan likuiditasnya," jelas Darmin, Kamis (3/6/2010).
Dikatakan Darmin, jangan sampai likuiditasnya terlalu banyak, sebaliknya juga jangan sampai dananya kurang. Sebab, jika kurang likuiditasnya, tingkat bunga akan naik terus.
Menurut Darmin, bicara tingkat bunga, BI akan tetap meneruskan kebijakan yang selama ini dijalankan. "Tujuannya agar upaya kita agar biaya intermediasi atau spread di perbankan secara bertahap akan dicoba untuk turun secara bertahap. Itulah kerangka dalam kredit untuk biaya pertumbuhan yang direncanakan," demikian Darmin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang