Percobaan perampokan

Perampok Kabur Setalah Acak-acak Rumah

Kompas.com - 04/06/2010, 19:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaku kejahatan kembali memanfaatkan hari Jumat dengan mencari kelengahan warga yang meninggalkan rumahnya. Salah satu gangguan keamanan itu terjadi di rumah Pandji Samodra (55), Perumahan Taman Jarum, Kelurahan Gandaria, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (4/6/2010) siang.

Dua orang bersenjata tajam mengacak-acak rumah Pandji Samodra. Keduanya kabur diikuti dua temannya yang menjaga di luar pagar, setelah pembantu rumah tersebut berteriak minta tolong. Tidak ada benda berharga yang hilang dari rumah tersebut.  

"Empat orang datang terpisah. Dua orang masuk dahulu mengaku sebagai orang suruhan pemilik rumah. Sementara pembantu tidak bisa berbuat apa-apa," tutur Kepala Kepolisian Sektor Metro Kebayoran Lama Komisaris Makmur Simbolon. Makmur mengatakan, modus seperti ini sudah sering dilakukan pelaku kejahatan.

Sesuai keterangan pembantu bernama Homyati (35), perilaku dua orang tersebut mencurigakan. Kemudian dia berteriak, "Maling!" Setelah itu dua orang itu kabur dari rumah dengan diikuti oleh dua orang lain yang berada di luar rumah.

Menurut Makmur, pihaknya belum bisa menyimpulkan mengenai kejadian ini. Bisa jadi, ada pihak orang dalam yang bekerja sama dengan pelaku kejahatan. "Sebuah alibi, kekuatannya hampir sama dengan barang bukti," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau