Lagi, Ariel Kecoh Peliput

Kompas.com - 07/06/2010, 01:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Peredaran video adegan seks antara pria dan wanita yang mirip pasangan penyanyi Nazriel Irham alias Ariel dan kekasihnya, presenter, aktris, dan model Luna Maya, membuat Ariel enggan berhubungan dengan media. Minggu (6/6/2010) malam, Ariel lagi-lagu bermain "kucing-kucingan" dan berhasil mengecoh para peliput yang telah menunggunya pada acara MTV EXIT Live di Lapangan D Senayan, Jakarta.

Setelah menjadi band penutup dalam acara itu, Ariel cs siap meninggalkan tempat konser. Para peliput yang bersiap menanti Ariel di dua pintu keluar pun terkecoh karena Ariel ternyata menyusup melewati pagar. Ariel berhasil lolos dari para peliput juga berkat kerja sama yang apik antara Ariel dan rekan-rekan satu bandnya.

Sebelum Ariel keluar, empat personel band lainnya keluar terlebih dulu dan langsung masuk ke dalam sebuah mobil minibus berwarna perak dengan pengamanan ketat petugas keamanan. Namun, setelah mobil tersebut berjalan, ternyata Ariel keluar menyusup lewat pagar dan langsung masuk menggunakan mobil Honda Jazz berwarna hitam. Para peliput yang mencium keberadaan Ariel mencoba memperlambat laju mobil tersebut karena ingin mengabadikan gambar Ariel. Namun, mobil itu terus melaju perlahan dan berhasil menembus para peliput yang membuat pagar di depan mobil tersebut.

Sebelum acara dimulai, Ariel cs sempat diwawancara oleh presenter Rosiana Silalahi. Saat itu, Ariel sempat disinggung oleh Rosi soal video yang menghebohkan itu. "Ariel, itu ada banyak infotainment lho. Bagaimana?" tanyanya kepada vokalis dari band yang dulunya bernama Peterpan itu. Ariel tampak tersenyum dan enggan menjawab. Mantan suami Sarah Amalia itu pun menjawab lirih kepada Rosi. "Kata Ariel no comment," kata Rosi menirukan Ariel.

Sementara itu, dalam sesi berfoto yang berlangsung di sela-sela acara tersebut, Ariel juga tampak enggan berlama-lama di tenda tempat kegiatan. Sesudahnya, Ariel tampak terburu-buru untuk keluar dan tidak berkomentar apa pun. Ia hanya sempat melayani seorang wartawan foto yang mengajaknya toss. (ANI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau