Pilwali surabaya

Keunggulan Risma Membesar

Kompas.com - 07/06/2010, 15:53 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Keunggulan pasangan Tri Rismaharini-Bambang DH atas Arif Afandi-Adies Kadir dalam perhitungan suara pemilihan Wali Kota Surabaya 2010 di KPU Surabaya, Senin (7/6/2010) terus membesar. Di 24 kecamatan yang sudah dihitung, Risma unggul 38.675 suara.

Dari 24 kecamatan tercatat 791.510 suara sah dan 32.741 suara tidak sah. Total tercatat 824.251 pemilih menggunakan hak suara dalam pemungutan yang digelar pada 2 Juni 2010.

Dari semua suara itu, Risma-Bambang mendapat 268.390 suara sah atau 33,9 persen dari total suara sah. Sementara Arif-Adies mendapat 229.715 suara sah atau 29 persen suara sah.

Sebelumnya, dalam penghitungan di 16 kecamatan, Risma-Bambang unggul 9.840 suara sah atas Arif-Adies. Risma mendapat 212.804 suara. Sementara Arif mendapat 202.964 suara sah. Total suara sah di 16 kecamatan itu 569.106 suara.

Sampai saat ini proses penghitungan masih berlangsung. KPU Surabaya masih menunggu rekapitulasi dari tujuh kecamatan lagi. Empat kecamatan sudah siap di KPU. Sementara PPK Lakarsanstri, Tegalsari, dan Simokerto yang diharuskan menghitung ulang suara tidak sah, belum terlihat di KPU Surabaya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau