JAKARTA, KOMPAS.com — Para sukarelawan Palestina yang baru tiba di Tanah Air pada hari Senin (7/6/2010) ini dijadwalkan akan diundang Komisi I DPR pada Selasa besok. Wakil Ketua Komisi I Hayono Isman mengatakan, para sukarelawan yang menjadi korban serangan tentara Israel di kapal Mavi Marmara itu akan menjadi tamu kehormatan di komisinya.
"Kami mengecam keras tindakan Israel yang tidak dapat dibenarkan dan melanggar asas kemanusiaan. Karena awak di kapal yang mereka serang tidak dipersenjatai. Komisi I besok pukul 15.00 akan mengundang para sukarelawan dan akan menjadi tamu kehormatan kami," kata Hayono pada diskusi terbuka Kaukus Parlemen Indonesia untuk Palestina, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/6/2010).
Komisi I juga mengusulkan agar ada sikap Dewan yang diputuskan melalui paripurna dan memberi dukungan kepada pemerintah untuk mengambil langkah efektif dalam rangka mewujudkan perdamaian abadi di Palestina. "Sehingga Palestina mencapai kemerdekaan berdaulat penuh di tanahnya sendiri," kata anggota Fraksi Partai Demokrat ini.
AS tidak veto resolusi Israel
Sementara itu, dalam pernyataan sikapnya, Kaukus Parlemen Indonesia untuk Palestina meminta Amerika Serikat tidak memveto keluarnya resolusi PBB terkait penyerangan tentara Israel terhadap misi kemanusiaan Freedom Flotilla.
"Kaukus juga meminta agar Dewan HAM PBB memberikan sanksi tegas kepada Israel karena tindakannya termasuk kejahatan perang," kata Koordinator Kaukus Parlemen Indonesia untuk Palestina, Al Muzammil Yusuf. Ia menambahkan, Indonesia bersama anggota Kelompok OKI dan Gerakan Non-Blok berhasil mendorong pembentukan misi Pencari Fakta Independen Internasional. Tim ini akan melakukan investigasi terhadap serangan militer Israel terhadap kapal Mavi Marmara.
"Kita mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang berhasil mendorong dikeluarkannya resolusi tersebut. Kami mendesak pemerintah agar aktif bersama Turki untuk melobi lembaga-lembaga dan negara dunia untuk memberi pelajaran yang tegas pada Israel agar tidak melecehkan dunia," kata Muzammil.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang