JAKARTA, KOMPAS.com — Memang apes nasib Abdi Hafid, seorang petugas pengamanan yang mengawal tiga sukarelawan Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (Kispa), H Ferry Nur, Muhendri Muchtar, Hardjito Warno, dan satu orang jurnalis tvOne, Muhamad Yasin, dari Bandara Soekarno-Hatta hingga ke halaman parkir, Senin (7/6/2010).
Ketika mendampingi mereka, Abdi, yang bertugas di TNI AD, kehilangan ponselnya yang disangkutkan di sisi kiri pinggangnya. "Wah, hape (ponsel) saya hilang," ujar Abdi seusai mengawal para relawan Kispa hingga ke mobil Kementerian Luar Negeri.
Tempat gantungan ponselnya yang berwarna putih tampak melongo tak terkunci. "Jatuh kali," sanggah seorang temannya menunduk ke bawah sembari mencari-cari ponsel. "Enggak. Tadi ada yang merogoh," imbuh Abdi pasrah.
Abdi pun segera berlalu. Memang, sukarelawan Kispa dan puluhan reporter, juru foto, dan juru kamera dari puluhan media sempat berebutan memotret kedatangan tiga sukarelawan dan satu jurnalis tersebut.
Tak pelak, desak-desakan antara sukarelawan Kispa dan media pun tak terhindarkan. Bahkan, telepon genggam seorang petugas pun sempat terjatuh. Mikrofon beberapa reporter TV juga terjatuh akibat aksi dorong-mendorong.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang