Perompakan

Kapal Indramayu Dirompak di Kalbar

Kompas.com - 07/06/2010, 19:58 WIB

INDRAMAYU, KOMPAS.com  - Sembilan kapal motor nelayan asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dilaporkan dirampok perompak laut bersenjata di perairan laut Subi Kalimantan Barat, Minggu (6/6). Dua di antara sembilan kapal motor (KM) nelayan berhasil lolos langsung ke Pelabuhan Karangsong Indramayu. Kedua KM itu adalah KM. Sari Mulya dan KM. Mandala tiba di Indramayu, Senin.

Nahkoda KM. Sari Mulya, Nasiron (40), warga Desa Pabean Indramayu, kepada wartawan di Indramayu, Senin, mengatakan, peristiwa perompakan yang dialaminya terjadi ketika bersama belasan anak buah kapal (ABK) dalam perjalanan pulang menuju Teluk Indramayu.

Namun ketika melintas di perairan laut Subi, KM Sari Mulya didekati perahu jenis klotok bermuatan empat orang. "Tiga dari empat penumpang perahu klotok membawa senjata api laras panjang, awalnya saya mengira keempat orang itu adalah petugas perairan laut yang akan memeriksa kapal," katanya.

Dia menambahkan,setelah keempatnya naik, Nasiron dan belasan ABK malah ditodong senjata api. Mereka, lalu memaksa Nasiron dan ABK KM Sari Mulya menyerahkan sejumlah uang dan merampas barang bawaan. Dirinya sempat menolak, namun dianiaya.

Takut dianiaya lagi, Nasiron akhirnya bersedia memenuhi keinginan kelompok bersenjata itu. "Selang satu jam, kelompok bersenjata kemudian merompak KM Mandala yang jaraknya hanya 20 mil dari KM Sari Mulya," katanya. Sementara itu nahkoda KM Mandala, Rosid, mengaku dipaksa harus menyerahkan sejumlah uang dan barang bawaan.

Kepala Keamanan KPL Mina Sumitra, Karangsong, Bunyamin, membenarkan adanya laporan kekerasan yang dialami nelayan Indramayu oleh kelompok bersenjata di periran Natuna. Dua KM yang menjadi korban. "Di waktu yang sama kami mendapat laporan dari para juragan kapal, yang menyatakan bahwa kapalnya juga dirompak oleh kelompok bersenjata di daerah Kalimantan, ada sembilan kapal nelayan Indramayu yang menjadi korbannya," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau