INDRAMAYU, KOMPAS.com - Sembilan kapal motor nelayan asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dilaporkan dirampok perompak laut bersenjata di perairan laut Subi Kalimantan Barat, Minggu (6/6). Dua di antara sembilan kapal motor (KM) nelayan berhasil lolos langsung ke Pelabuhan Karangsong Indramayu. Kedua KM itu adalah KM. Sari Mulya dan KM. Mandala tiba di Indramayu, Senin.
Nahkoda KM. Sari Mulya, Nasiron (40), warga Desa Pabean Indramayu, kepada wartawan di Indramayu, Senin, mengatakan, peristiwa perompakan yang dialaminya terjadi ketika bersama belasan anak buah kapal (ABK) dalam perjalanan pulang menuju Teluk Indramayu.
Namun ketika melintas di perairan laut Subi, KM Sari Mulya didekati perahu jenis klotok bermuatan empat orang. "Tiga dari empat penumpang perahu klotok membawa senjata api laras panjang, awalnya saya mengira keempat orang itu adalah petugas perairan laut yang akan memeriksa kapal," katanya.
Dia menambahkan,setelah keempatnya naik, Nasiron dan belasan ABK malah ditodong senjata api. Mereka, lalu memaksa Nasiron dan ABK KM Sari Mulya menyerahkan sejumlah uang dan merampas barang bawaan. Dirinya sempat menolak, namun dianiaya.
Takut dianiaya lagi, Nasiron akhirnya bersedia memenuhi keinginan kelompok bersenjata itu. "Selang satu jam, kelompok bersenjata kemudian merompak KM Mandala yang jaraknya hanya 20 mil dari KM Sari Mulya," katanya. Sementara itu nahkoda KM Mandala, Rosid, mengaku dipaksa harus menyerahkan sejumlah uang dan barang bawaan.
Kepala Keamanan KPL Mina Sumitra, Karangsong, Bunyamin, membenarkan adanya laporan kekerasan yang dialami nelayan Indramayu oleh kelompok bersenjata di periran Natuna. Dua KM yang menjadi korban. "Di waktu yang sama kami mendapat laporan dari para juragan kapal, yang menyatakan bahwa kapalnya juga dirompak oleh kelompok bersenjata di daerah Kalimantan, ada sembilan kapal nelayan Indramayu yang menjadi korbannya," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang