World cup

Sumpah Kaka pada Piala Dunia

Kompas.com - 08/06/2010, 09:32 WIB

JOHANNESBURG, KOMPAS.com Playmaker Brasil, Ricardo Kaka, berjanji akan mengeluarkan penampilan terbaiknya pada Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Bintang Real Madrid itu merasa kondisinya telah sempurna, layaknya tiga tahun lalu saat ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia versi FIFA.

Kaka pergi ke Piala Dunia kali ini dengan sejumlah keraguan. Musim lalu, ia dinilai gagal mengeluarkan penampilan terbaiknya bersama "Los Galacticos". Ia bahkan disebut-sebut sebagai pesakitan karena kerap bolak-balik ruang perawatan.

Akan tetapi, permainan indahnya saat Selecao membekuk Tanzania 5-1, Senin (7/6/2010), telah menumbuhkan optimisme pemain berusia 28 tahun tersebut. "Aku merasa sangat baik hari ini. Sekarang yang harus kulakukan adalah mencoba lebih baik lagi. Aku tak sabar untuk menikmati kebahagiaan bermain secara reguler," kata Kaka kepada Globo. "Aku pasti berkembang di turnamen ini, dan hal inilah yang membuatku sangat bergairah," tambahnya.

Penampilan impresif Kaka juga mendapat pujian dari Pelatih Brasil, Carlos Dunga. "Kepercayaan diri kami tumbuh setelah melihat dia bermain selama 90 menit. Kaka berkembang secara bertahap. Kami harus menahannya karena ia ingin berlatih pagi, siang, dan malam hari," kata Dunga.

Kaka memang menjadi tumpuan utama rakyat Brasil di Afrika Selatan. Harapan mereka begitu besar terhadap pemain kelahiran Brasilia itu. Tak heran, Kaka mendapat restu menggunakan seragam bernomor sepuluh yang sangat keramat di Brasil. Hanya legenda-legenda Brasil yang bisa menggunakan nomor itu pada Piala Dunia, seperti Pele, Zico, dan Ronaldinho. (GB)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau