Tak Cuma Dua Video, Benarkah?

Kompas.com - 08/06/2010, 14:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Beredarnya video susulan adegan ranjang edisi kedua dengan pemeran mirip Ariel dan wanita mirip presenter Cut Tari telah menyita perhatian banyak pihak.

Sebelumnya, publik digegerkan dengan video mesum mirip Ariel dengan presenter, bintang iklan, dan film, Luna Maya, yang beredar di jaringan internet sejak pekan lalu.

Menyusul beredarnya dua video tersebut, sejumlah netter menduga tak hanya dua video esek-esek itu yang akan beredar. Mereka yakin bakal ada video susulan. Perbincangan soal adanya video susulan menjadi topik hangat. Konon, video susulan itu juga melibatkan sejumlah pesohor lainnya.

"Season 1: 'Ariel dan Luna Maya', Season 2: 'Ariel dan Cut Tari', Season 3?  Season 4? ..... Season 23? COMING SOON!" tulis seorang netter.

"Hebohnya, sih begitu," susul netter lainnya. 

Sejauh ini, pihak Direktorat Cyber Crime Polda Metro Jaya akan lebih fokus mengejar pelaku pengedar video-video mirip para pesohor itu. "Langkah penyelidikan fokus ke orang yang merilis (video) itu ke internet," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar, Selasa (8/6/2010). (EH)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau