Dekati rekor

Harga Emas Terus Naik

Kompas.com - 08/06/2010, 15:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini (8/6/2010), reli harga emas memasuki hari kedua. Hingga pukul 14.37, emas diperdagangkan di 1.243,1 dollar AS per troy ounce, atau naik 2,1 persen terhitung Jumat lalu di 1.217,7 dollar AS. Dengan posisi sekarang, harga emas hampir mendekati rekor tertingginya bulan lalu (12/5/2010) di 1.244,90 dollar AS per troy ounce.

Kenaikan harga emas juga terlihat di dalam negeri. Emas batangan di Divisi Logam Mulia PT Antam Tbk hari ini bertengger di harga Rp 374.000 per gram. Jika dihitung dari posisi kemarin di Rp 367.000 per gram, emas batangan sudah mengalami penguatan 1,9 persen.

Menguatnya harga emas karena investor mencari keamanan untuk kekayaan mereka. Termasuk, perlindungan dari kemungkinan kejatuhan ganda (double dips) resesi pada ekonomi global. Meski Ketua Federal Reserve AS, Ben S.Bernanke menyatakan pemulihan ekonomi AS saat ini bergerak membaik, kekhawatiran pasar tidak sepenuhnya mereda karena krisis di Eropa.

Chief Executive Officer GFMS Ltd, Paul Walker mengatakan, emas mungkin akan melampaui harga platinum, dan diperkirakan diperdagangkan di kisaran1.050 dollar AS- 1.300 dollar AS sampai akhir tahun. Dan, mungkin pula melonjak hingga 2.000 dollar AS per troy ounce dengan kekhawatiran krisis Yunani akan menyebar ke Eropa dan AS.

"Apa yang terjadi di Eropa saat ini meningkatkan kemungkinan kita akan melihat double dip. Investasi dalam emas akan tetap kuat hingga akhir tahun ini," kata Walker, seperti dikutip Bloomberg. (Dupla Kartini PS/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau