Korea utara

Kim Jong Il Tunjuk Ipar Pimpin Badan Penting

Kompas.com - 09/06/2010, 04:44 WIB

Seoul, Selasa - Harian Korea Utara, Selasa (8/6), memberitakan sekaligus memasang gambar-gambar para pejabat senior, yang sudah ditunjuk anggota parlemen melalui sebuah pertemuan yang langka sehari sebelumnya.

Saudara ipar Kim Jong Il ditunjuk sebagai pemimpin kedua di sebuah lembaga kunci. Seorang perdana menteri juga telah ditunjuk.

Harian Rodong Sinmun, Pyongyang, menurunkan berita soal pergantian itu, yang kemudian diberitakan televisi APTN.

Gambar pemimpin Korut itu dipajang bersama sejumlah pejabat senior. Kim diduga kuat mengalami stroke dua tahun lalu.

Gambar Perdana Menteri baru, Choe Yong Rim, dan iparnya Kim Jong Il (68), bernama Jang Song Thaek, juga dipajang di halaman dalam. Jang, suami dari saudari termuda Kim, ditunjuk sebagai Wakil Ketua Komisi Pertahanan Nasional, sebuah badan strategis dan tergolong penting di negara itu. Badan ini berperan mengeluarkan kebijakan di bidang keamanan. Kim Jong Il tetap berperan sebagai ketua komisi itu.

Pengganti dipersiapkan

Jang diyakini akan menjadi pendukung utama Kim Jong Un, putra tertua Kim Jong Il. Kim Jong Un diyakini sedang dipersiapkan untuk menggantikan ayahnya di kemudian hari.

Jang juga diduga akan mendampingi serta memberi wejangan kepada Kim Jong Un. ”Dengan posisinya sebagai orang nomor dua di badan pertahanan, Jang tampaknya telah diberi tanggung jawab penuh untuk mempersiapkan suksesi,” kata Yang Moo-jin, seorang profesor dari University of North Korean Studies di Seoul, Selasa (8/6).

Jika itu benar akan terjadi, berarti sejak 1972 Korut dipimpin kakek hingga cucu. (AP/DI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau