NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat naik pada Selasa (8/6/2010), terangkat euro yang berbalik naik jelang laporan data persediaan yang diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah AS jatuh minggu lalu. Perdagangan berombak karena kekhawatiran tentang kesehatan fiskal Eropa dan dampak dari rencana penghematan terhadap pertumbuhan ekonomi membebani pasar saham Eropa dan juga perdagangan di Wall Street maju-mundur setelah dibuka naik. "Orang-orang masih tersentuh oleh kerugian besar dan kuat pada Jumat dan bertanya-tanya apakah pasar saham akan kembali turun atau bisa kembali bangkit," kata Mark Waggoner, presiden Excel Futures di Bend, Oregon. Minyak mentah AS jenis light sweet untuk penyerahan Juli naik 55 sen, atau 0,77 persen, menjadi menetap di 71,99 dollar AS per barrel, di perdagangan dari 70,75 dollar AS hingga 72,40 dollar AS dan tinggal dalam rentang perdagangan Senin. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Juli naik 18 sen menjadi menetap di 72,30 dollar per barrel. Minyak mentah berjangka AS merosot 4 persen pada Jumat lalu setelah laporan gaji nonpertanian AS pada Mei mengecewakan dan mengirimkan pasar minyak dan ekuitas jatuh. Euro naik pada Selasa setelah mundur-maju, sembuh terhadap dollar AS setelah merosot pada Senin ke level terendah terhadap greenback sejak 2006.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang