Turnamen bulutangkis tangkas alfamart

Pemain Unggulan Berguguran

Kompas.com - 09/06/2010, 08:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki pertandingan hari kedua Turnamen Bulutangkis Tangkas Alfamart, Selasa (8/6/2010) beberapa pemain unggulan mulai berjatuhan. Yulia Yosephine Susanto, yang menjadi nunggulan pertama di nomor tunggal putri tumbang di tangan pemain non unggulan asal India, Daya Elsa Jacob (16-21, 21-16 18-21).

Kalah di game pertama, tak membuat Yulia patah semangat. Ia justru bangkit di game kedua dengan memberikan smash-smash tajamnya ke lapangan lawan. Alhasil, Yulia mampu menyamakan kedudukan di game kedua dengan skor 21-16.

Memasuki game ketiga, Yulia terlihat kehabisan tenaga hingga tak jarang bola-bolanya keluar lapangan. Namun Yulia bisa memberikan perlawanan keras sebelum akhirnya ia menyerah di tangan Daya dengan skor 18-21.

Di putaran keempat, Daya akan ditantang tunggal putri Chinese Taipei, Yen Hua Chen yang sebelumnya menekuk unggulan 9/16, Anggia Shita A Wanda dengan rubber games 17-21, 21-12 dan 21-16.

Di bagian putra, unggulan 9/16 asal Malaysia, Kian meng Tan harus mengakui kehebatan pemain tunggal putra asal klub SBC, Ronal Fajrin dengan skor 11-21 dan 12-21. Sayang, di babak ketiga Ronal harus walk out (WO) sehingga memuluskan jalan Khosit Phetpradab, tunggal putra Thailand ke babak keempat.

Di babak keempat, Khosit akan ditantang pemain asal Chinese Taipei, I Liang Liao, yang sebelumnya memecundangi tunggal putra asal SGS Elektrik, Zulfikar Azis dengan skor 21-13 dan 21-16.

Unggulan 9/16, Haikal Jordy (Tangkas Alfamart) juga harus mengakui kehebatan pemain Thailand, Prinyawat Thongnuam (9-21, 10-21). Namun, kekalahan Haikal langsung dibalas pemain Tangkas Alfamart lainnya, Stevent Feryant Liemanjaya.

Pemain non unggulan ini mampu menyudahi permainan Ming Kai Alton Chew (9/16) asal Singapura dengan rubber games, 14-21, 21-17 dan 21-17. Sementara unggulan pertama yang juga pemenang Tangkas Alfamart Junior Challenge Open Badminton Championships 2009, Riyanto Subagja masih bertahan.

Di babak keempat, Riyanto akan ditantang pemain asal Klub Mutiara Bandung, M. Gustaf Firdaus yang sebelumnya mengandaskan permainan Aldo Abdillah (Pusdiklat Jaya Raya) dengan skor 21-19, 21-12.

Unggulan dua, Evert Sukamta (Pelatnas PBSI) juga masih bertahan. Ia akan ditantang pemain India, Rohit Yadav di babak keempat. Sebelumnya, Rohit mengalahkan pemain asal klub AUFA, Dwi Indiarto dengan skor 21-18, 21-18.

Di partai ganda putra, pasangan unggulan dua, Ivandi Danang/Hardianto Mub (Mutiara Bandung) sukses melaju ke babak tiga dengan menang WO atas pasangan asal Klub SGS Elektrik, Bobby Alexander/Ellen Fredika.

Sementara pasangan Jones Rafly Jansen/Dandi Prabudita (PB Djarum) yang menempati unggulan teratas saat berita ini diturunkan masih bertanding melawan pasangan Jalu I Gtt/Danang SW Gtt (Gajah Tunggal).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau