JAKARTA, KOMPAS.com - Realisasi pupuk urea Januari-Mei 2010 sebanyak 1,76 juta ton atau 68,3 persen dari alokasi Peraturan Menteri Pertanian sebanyak 2,58 juta ton. Realisasi urea kali ini lebih rendah dibanding 2009.
General Manager Perencanaan dan Sinergi Pemasaran Pusri, Subhan, Rabu (9/6/2010) di Jakarta menyatakan, saat ini stok urea melimpah mencapai 818.354 ton. Stok urea melimpah meningkatkan biaya penanganan. Sehingga dana perawatan bisa membengkak.
Data PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) selaku induk perusaha an pupuk BUMN menunjukkan, penyerapan urea terendah pada Mei sebanyak 303.794 ton dan tertinggi Maret 402.189 ton. Dibandingkan periode yang sama tahun 2009, penyerapan urea kali ini lebih rendah 166.874 ton atau 91 persennya.
Akibat penyerapan yang ren dah, stok urea di gudang distributor atau di tingkat kabupaten per 9 Juni tinggi, yakni 796.249 ton dan digudang pabrik 363.360 ton. Total stok urea 371 persen dari ketentuan Permentan. Stok urea terbanyak di Jawa Timur 212.536 ton.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang