Video porno mirip artis

Merazia Bokep Ariel, Dapatnya Bule

Kompas.com - 10/06/2010, 14:16 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com- Setelah merazia telepon seluler pelajar di dua sekolah kawasan jalan Kamboja, aparat Kepolisian Kota Besar Denpasar tidak menemukan video porno Ariel-Luna Maya atau Ariel-Cut Tari. Namun polisi justru dikejutkan dengan penemuan sebuah flash disk yang berisi video-video porno bule.

Saat merazia HP di sebuah kelas SMA/SMK Dwijendra Denpasar, seorang petugas Poltabes menemukan sebuah flash disk di tas milik salah seorang pelajar. Setelah diperiksa isinya di dalam laptop, terdapat satu folder berisi belasan video porno barat yang tidak sepantasnya ditonton anak di bawah umur.

“Kami akan periksa dulu, untuk masalah sanksi kita akan koordinasikan dengan pihak sekolah,” ujar Komisaris Sang Gede Sukawiyasa, Perwira Humas Poltabes Denpasar.

Sementara dari pihak sekolah, pelajar yang membawa flash disk tersebut akan dilakukan pembinaan. “Kami akan memanggil orang tuanya dan akan melakukan pembinaan kepada anak tersebut,” ujar Kepala sekolah SMK Dwijendra, Ketut Widia.

Kepada petugas, siswa tersebut mengaku bahwa flash disk itu bukan miliknya. Dia hanya “nemu” dua bulan yang lalu.

Dia mengetetahui ada video porno di dalamnya tapi tidak dihapus karena dianggap tidak mengganggu. Menurut pihak sekolah, razia ini sebenarnya sudah rutin dilakukan dan selama ini tidak ada pelajar yang kedapatan menyimpan video-video porno dan ini merupakan penemuan pertama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau