Piala dunia 2010

Lippi: Italia Tidak Tua

Kompas.com - 10/06/2010, 15:35 WIB

PRETORIA, KOMPAS.com Usia para pemain Italia yang sudah tidak lagi muda mendapat kritikan dari masyarakat "Gli Azzurri". Pelatih Timnas Italia, Marcello Lippi, dinilai telah gagal melakukan regenerasi. Namun, Lippi membantahnya. Ia yakin kombinasi pemain yang dibawanya sudah tepat.

Italia datang ke Piala Dunia kali ini dengan membawa sembilan pemain yang turut mengantarkan mereka juara dunia empat tahun lalu. Kritikan pun muncul karena usia semua pemain itu, kecuali Daniele De Rossi, berada di atas kepala tiga.

Pemain-pemain yang sudah tergolong tua di skuad kali ini adalah Gianluigi Buffon, Morgan De Sanctis, Fabio Cannavaro, Gianluca Zambrotta, Gennaro Gattuso, Andrea Pirlo, Mauro Camoranesi, Vincenzo Iaquinta, dan Antonio Di Natale. Yang tertua adalah kapten, Cannavaro, dengan usia 36 tahun.

"Kami bukanlah tim tertua. Masih ada beberapa tim yang lebih tua dari kami. Kami memiliki kombinasi sembilan pemain dari tim 2006. Itu tidaklah lebih dari 50 persen. Saya tak pernah melihat tim pada Piala Dunia yang tampil dengan 23 pemain baru pada Piala Dunia berikutnya. Kami memiliki kombinasi yang tepat dan dengan kualitas yang tepat antara pemain muda dan tua," kata Lippi.

Lippi mungkin bisa membantahnya. Namun, fakta berbicara bahwa Lippi kerap kali mencoba merayu Alessandro Nesta dan Francecsco Totti yang sudah pensiun untuk kembali memperkuat Italia. Ini adalah bukti bahwa Lippi telah gagal melakukan regenerasi. Ia seperti tak percaya kepada para pemain muda.

Pada partai perdana, "Gli Azzurri" akan menantang Paraguay di stadion Cape Town, 14 Juni mendatang. Lippi mengaku bahwa motivasinya untuk menjadi juara sangat besar. "Motivasi saya lebih besar ketimbang empat tahun lalu. Tak tahu kenapa, saya jadi lebih bersemangat," lanjutnya. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau