JAKARTA, KOMPAS.com — Selain mantan Ketua Komisi Kejaksaan Amir Hasan Ketaren, mantan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Barman Zahir juga meramaikan perebutan kursi pimpinan KPK.
Barman mendaftarkan diri dalam penyeleksian calon pimpinan KPK di Kantor Kemenhuk dan HAM, Jakarta, Jumat (11/6/2010). Senior Antasari Azhar di kejaksaan itu menyatakan siap menduduki kursi yang ditinggalkan Antasari.
"Jadi, pengalaman saya ini akan saya gunakan untuk kepentingan negara, terutama pemberantasan korupsi," kata Barman Zahir seusai melengkapi berkas.
Disinggung soal sikap skeptis masyarakat terhadap korps kejaksaan akibat kasus Antasari, Barman meminta masyarakat tidak menyamaratakan korps kejaksaan, termasuk dirinya. "Tidak seluruhnya jaksa itu tidak baik. Masih ada yang baik. Bukannya saya ingin menunjukkan saya ini baik, lho," ujarnya, sembari tersenyum.
Seperti pendaftar lainnya, Barman juga mengaku siap memberantas kasus korupsi kelas kakap tanpa pandang bulu. Bahkan, ia mengaku siap meninggalkan kebiasaan bermain golfnya. "Kalau saya jadi pimpinan KPK, saya akan berhenti selamanya main golf," kata Barman.
Seperti diketahui, karier Antasari bolehlah disebut berakhir dari lapangan golf. Akibat pergaulan rapatnya dengan caddy perempuan, Antasari terseret kasus pembunuhan dan kini dia harus bertahun-tahun hidup di bui.
Sementara pendaftaran calon pimpinan KPK akan ditutup pada Senin (14/6/2010) pukul 16.00 WIB. Di luar jadwal itu, petugas Pansel akan menolak berkas pendaftarannya meski dia adalah pejabat negara. Jelang satu hari penutupan, Pansel telah berhasil menjaring 318 peminat, yang 166 orang di antaranya memiliki berkas lengkap. (Acoz)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang