YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan batal hadir dan membuka langsung Muktamar ke-46 Muhammadiyah di Yogyakarta, 3 Juli 2010, karena sedang melaksanakan umroh.
"Presiden yang semula direncanakan membuka langsung muktamar, dipastikan tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan umroh di tanah suci," kata Ketua Panitia Penerima Muktamar "Satu Abad Muhammadiyah" Herry Zudianto, di Yogyakarta, Jumat (11/6/2010).
Meski demkian, pembukaan muktamar tetap akan dilakukan Presiden meski dari jarak jauh melalui telekonference.
Menurut dia, saat ini persiapan muktamar sudah 90 persen, dan panitia pelaksana tinggal memantapkan persiapan teknis penyambutan peserta, dan seremonial pelaksanaannya. "Data yang masuk dan hasil konfirmasi peserta maupun penggembira, tercatat ada sekitar 80.000 orang akan hadir," katanya.
Ia mengatakan, panitia juga telah berkoordinasi dengan Polda DIY dan seluruh satuan wilayah Poltabes Yogyakarta serta Polres untuk antisipasi pengamanan.
"Pihak kepolisian berjanji akan menurunkan kekuatan penuh untuk antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban," katanya.
Herry berharap para peserta maupun penggembira muktamar lebih mengutamakan datang dengan alat transportasi secara berombongan agar lalu lintas di Yogyakarta bisa lancar, dan terkendali dengan baik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang