Daging Bikin Puber Lebih Cepat

Kompas.com - 12/06/2010, 07:57 WIB

Kompas.com - Daging merupakan sumber protein yang mudah dicerna dan baik untuk proses tumbuh kembang anak. Namun, anak perempuan yang terlalu sering mengonsumsi daging di masa kanak-kanak bisa menyebabkan datangnya pubertas atau masa menstruasi yang lebih cepat dibanding remaja lain.

Para ilmuwan dari Inggris membandingkan pola makan 3000 remaja putri berusia 12 tahun. Mereka yang mengonsumsi daging lebih banyak di usia tiga tahun (lebih dari enam porsi seminggu) dan usia tujuh tahun (12 porsi seminggu) ternyata mengalami masa puber lebih cepat.

Dalam laporan yang dimuat dalam jurnal Public Health Nutrition, para ahli menyebutkan pola makan tinggi daging akan membuat tubuh siap untuk kehamilan dan memicu pubertas lebih awal.

Selama abad 20, usia rata-rata remaja putri mendapatkan menstruasi terus menurun secara signifikan. Hal ini antara lain didisebabkan oleh nutrisi yang lebih baik dan meningkatnya kadar kegemukan, yang berpengaruh pada hormon.

Berbagai penelitian menunjukkan, masa menstruasi yang lebih cepat berkaitan dengan risiko terkena kanker payudara karena kaum perempuan terpapar oleh kadar estrogen yang lebih tinggi sepanjang hidupnya.

Kendati demikian, para ahli tidak merekomendasikan para remaja putri untuk takut mengonsumsi daging karena konsumsi daging para responden tersebut tergolong sangat tinggi.

"Daging adalah sumber zat besi dan zinc. Saat hamil tubuh kita memerlukan dua nutrisi tersebut. Dengan kata lain pola makan tinggi daging hanya cocok untuk ibu hamil," kata Dr Imogen Rogers, dosen nutrisi dari University of Brighton, Inggris.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau