RUSTENBURG, KOMPAS. com - Kesuksesan berperan sebagai penyerang tunggal di Manchester United musim lalu, membuat Wayne Rooney tergoda untuk mendapat peran serupa di tim nasional Inggris. Rooney mengungkapkan hal ini secara terang-terangan saat ia diwawancara FourFourTwo.
"Saya lebih suka menjadi penyerang tunggal, daripada harus berbagi peran dengan yang lain," katanya.
Sepanjang musim kompetisi 2009/2010, Rooney membukukan 16 gol untuk The Red Devils. Catatan inilah yang menjadi pegangan Rooney untuk berani mengungkapkan ambisi pribadinya tersebut.
"Sebelumnya, selama 2 atau 3 musim terakhir, saya harus bermain melebar, sementara Cristiano Ronaldo lebih sering bermain di tengah. Tapi sekarang sudah berubah," paparnya.
Ya, menyusul kepergian Ronaldo ke Real Madrid, dan Carlos Tevez ke Manchester City, Rooney memang kembali mendapat posisi favoritnya, sebagai penyerang tunggal. Dan ia sukses mengonversikannya dengan penampilan yang gemilang sepanjang musim lalu
Namun, di mata legenda sepakbola Manchester United Sir Bobby Charlton, keinginan Rooney itu kurang tepat. Ia justru menyarankan pemuda berusia 24 tahun itu untuk tidak bermain di depan sendirian.
Charlton pun mengingatkan Capello untuk tidak membiarkan Rooney bekerja sendiri.
"Jika saya punya satu nasihat yang bisa dipakai Fabio Capello tentang bagaimana memenangkan Piala Dunia, saya akan bilang padanya, 'semua tergantung pada cara kamu menggunakan Rooney'," ujar pria berusia 72 tahun itu.
"Orang boleh menyebut Rooney mirip Pele, Eusebio, atau legenda lain. Tapi saya khawatir bila Rooney harus bermain sendirian di Piala Dunia. Rooney memang telah membuktikan dirinya sanggup berperan sebagai striker tunggal di MU. Tapi bila Inggris ingin menang di Afsel, mereka harus meninggalkan cara ini," tukasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang