TARAKAN, KOMPAS.com - Christoper Rungkat berjasil merengkuh gelar juara Sportama International Tennis Tournamen Men's Futures seri kedua di Kota Tarakan. Bertempat di Lapangan Tenis Tertutup Telaga Keramat, Tarakan, Kalimantan Timur, Minggu (13/6/2010).
Christo untuk pertama kalinya menjuarai turnamen futures berhadiah total US$ 10.000 atau Rp 90 juta lebih di tempat tersebut dengan menaklukkan petenis Korsel, An Jae-Sung, 6-3, 06, 6-2.
Prestasi ini sangat membanggakan bukan hanya bagi Christo pribadi, tetapi juga bagi dunia pertenisan Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah ada lagi petenis Indonesia yang mampu menjuarai turnamen internasional sekelas ini. "Kami kami turut bangga memiliki Christo," kata Harijanto, pengurus teras Pengurus Daerah Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Tarakan.
Christo sendiri mengaku terkejut dengan hasil yang dicapainya. Selama ini hasil maksimal yang mampu diperoleh Christo hanyalah di babak kedua atau ketiga. Dengan kesuksesan ini, peringkat Christo di dunia diperkirakan meroket ke urutan 600-an.
"Saya pikir ini prestasi yang luar biasa yang dapat dicapai petenis kita. Terus terang saya tidak menyangka Christo dapat menjadi juara, karena beberapa tahun terakhir prestasi kita paling hanya sampai babak ketiga. Malahan banyak yang kandas di babak kualifikasi," tutur Direktur Turnamen Teddy Tandjung.
Teddy memaparkan semula dia perkirakan petenis Indonesia kemungkinan baru akan dapat menjadi juara tahun depan (2010). "Sewaktu kami menggagas turnamen ini kami pikir pemain-pemain kita baru akan dapat merebut gelar juara tahun depan. Tahun ini kami pikir akan menjadi tahun penjajakan bagi pemain kita. Namun ternyata hasilnya sangat cepat dan ini sangat membanggakan," pungkas Teddy.
Sementara itu, hari minggu ini sudah dimulai pertandingan babak kualifikasi seri ketiga di Tegal, Jawa Tengah. Tiga petenis Indonesia lolos ke babak kedua kualifikasi International Tennis Tournamen Mens Futures seri ketiga di Stadion Tenis Wisanggeni, Tegal, Jawa Tengah adalah Ganang Surya Atmaja, Aditya Hari Sasongko, dan Enrico Satriya. Ganang lolos ke babak kedua setelah menang 6-2, 6-2 atas petenis Indonesia lainnya, Jesse Alberto, 6-2, 6-2. Aditya menang atas petenis Taiwan, Jao Chi Shan, 6-2, 6-3. Enrico menyisihkan Ade Saputra juga dari Indonesia 4-6, 6-4, 6-0.
Satu petenis Indonesia lainnya, Reynaldi Prasetyo, harus mengakui keunggulan petenis Selandia Baru, Logan Mackenzie, 1-6, 1-6. Seri ketiga turnamen Men's Futures di Tegal ini merupakan seri terakhir rangkaian tiga seri turnamen futures Sportama 2010.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang