International tennis tournament men's future

Akhirnya Christo Juara

Kompas.com - 13/06/2010, 19:39 WIB

TARAKAN, KOMPAS.com - Christoper Rungkat berjasil merengkuh gelar juara Sportama International Tennis Tournamen Men's Futures seri kedua di Kota Tarakan. Bertempat di Lapangan Tenis Tertutup Telaga Keramat, Tarakan, Kalimantan Timur, Minggu (13/6/2010).

Christo untuk pertama kalinya menjuarai turnamen futures berhadiah total US$ 10.000 atau Rp 90 juta lebih di tempat tersebut dengan menaklukkan petenis Korsel, An Jae-Sung, 6-3, 06, 6-2.

Prestasi ini sangat membanggakan bukan hanya bagi Christo pribadi, tetapi juga bagi dunia pertenisan Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah ada lagi petenis Indonesia yang mampu menjuarai turnamen internasional sekelas ini. "Kami kami turut bangga memiliki Christo," kata Harijanto, pengurus teras Pengurus Daerah Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Tarakan.

Christo sendiri mengaku terkejut dengan hasil yang dicapainya. Selama ini hasil maksimal yang mampu diperoleh Christo hanyalah di babak kedua atau ketiga. Dengan kesuksesan ini, peringkat Christo di dunia diperkirakan meroket ke urutan 600-an.

"Saya pikir ini prestasi yang luar biasa yang dapat dicapai petenis kita. Terus terang saya tidak menyangka Christo dapat menjadi juara, karena beberapa tahun terakhir prestasi kita paling hanya sampai babak ketiga. Malahan banyak yang kandas di babak kualifikasi," tutur Direktur Turnamen Teddy Tandjung.

Teddy memaparkan semula dia perkirakan petenis Indonesia kemungkinan baru akan dapat menjadi juara tahun depan (2010). "Sewaktu kami menggagas turnamen ini kami pikir pemain-pemain kita baru akan dapat merebut gelar juara tahun depan. Tahun ini kami pikir akan menjadi tahun penjajakan bagi pemain kita. Namun ternyata hasilnya sangat cepat dan ini sangat membanggakan," pungkas Teddy.

Sementara itu, hari minggu ini sudah dimulai pertandingan babak kualifikasi seri ketiga di Tegal, Jawa Tengah. Tiga petenis Indonesia lolos ke babak kedua kualifikasi International Tennis Tournamen Mens Futures seri ketiga di Stadion Tenis Wisanggeni, Tegal, Jawa Tengah adalah Ganang Surya Atmaja, Aditya Hari Sasongko, dan Enrico Satriya. Ganang lolos ke babak kedua setelah menang 6-2, 6-2 atas petenis Indonesia lainnya, Jesse Alberto, 6-2, 6-2. Aditya menang atas petenis Taiwan, Jao Chi Shan, 6-2, 6-3. Enrico menyisihkan Ade Saputra juga dari Indonesia 4-6, 6-4, 6-0.

Satu petenis Indonesia lainnya, Reynaldi Prasetyo, harus mengakui keunggulan petenis Selandia Baru, Logan Mackenzie, 1-6, 1-6. Seri ketiga turnamen Men's Futures di Tegal ini merupakan seri terakhir rangkaian tiga seri turnamen futures Sportama 2010. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau