Kasus video porno

Bayangkan, Murid SD Buka Situs Porno...

Kompas.com - 14/06/2010, 09:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang murid sekolah dasar tertangkap basah tengah membuka situs porno di sebuah warung internet (warnet) di Depok.

Tingkah murid SD itu diketahui ketika petugas Polsektro Pancoran Mas, Kota Depok, melakukan razia di sejumlah warnet di kawasan Pancoran Mas, Minggu (13/6/2010) dini hari.

Dalam razia yang dilakukan di 10 warnet, belasan murid SD tertangkap basah sedang berada di warnet pada dini hari dan seorang di antaranya sedang membuka situs porno. Selain mereka, sejumlah remaja yang tengah membuka situs porno juga tertangkap basah.

Para remaja dan anak-anak itu kemudian didata dan diberikan pengarahan. Khusus untuk para pelajar SD, mereka dilepaskan setelah diberikan pengarahan dan orangtua mereka datang menjemput.

"Kami menangkap basah seorang pelajar SD sedang membuka situs porno. Ini perhatian bagi semua orangtua agar mengawasi dengan ketat anak-anaknya. Perkembangan teknologi mau tidak mau juga memengaruhi anak. Coba bayangkan, anak SD ada di warnet jam satu dini hari," kata Kepala Polsektro Pancoran Mas Ajun Komisaris Ana Rohana, Minggu (13/6/2010) siang.

Menurut Rohana, pelajar SD yang tertangkap basah itu mengaku sudah sering membuka situs porno. Dia diberi tahu temannya bagaimana cara membuka situs sejenis itu.

"Awalnya kami mendapat informasi bahwa sejumlah warnet melayani murid SD pada dini hari. Karena itu, kami melakukan razia," katanya.

Dikatakan Ana, pihaknya telah memerintahkan para pengelola warnet untuk tidak menerima pelajar SD pada malam hari dan tidak buka hingga 24 jam. Para pemilik warnet juga diminta memblokir situs porno.

Selain merazia warnet, Polsektro Pancoran Mas juga melakukan razia minuman keras. (dod)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau