Piala dunia 2010

Fabiano: Akulah Suksesor Ronaldo

Kompas.com - 14/06/2010, 10:57 WIB

JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Kesuksesan dan ketajaman legenda Brasil, Ronaldo Luís Nazario de Lima, tak ada tandingannya hingga saat ini. Sejumlah nama beken seperti Adriano dan Alexandre Pato belum menunjukkan tanda-tanda mereka mampu mengikuti jejak sang "Phenomenon". Kini, hadir Luis Fabiano dan ia mengaku sebagai suksesor Ronaldo yang sebenarnya.

Di masa jayanya, Ronaldo begitu ditakuti oleh semua lawan tim "Samba". Kecepatan dan naluri mencetak golnya yang tinggi membuat semua lawan Brasil merinding setiap kali berhadapan dengannya. Ia bahkan mampu memberikan dua trofi Piala Dunia ke tanah kelahirannya. Sayangnya, Ronaldo tak dipanggil di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Kini, seragam bersejarah nomor sembilan milik Ronaldo telah dipakai sang penerus, Luis Fabiano. "Ini adalah tanggung jawab besar. Bukan hanya karena nama-nama hebat yang telah menggunakan nomor ini, tapi juga karena ada tekanan yang kuat saat menggunakan seragam Brasil," kata Fabiano.

Pemain yang telah mencetak 25 gol dari 37 pertandingannya bersama tim Samba itu juga mengungkapkan motivasinya untuk menyamai prestasi Ronaldo. "Aku punya dua ambisi di sini. Aku ingin memenangi Piala Dunia dan satu lagi aku ingin menjadi pencetak gol terbanyak."

"Aku memiliki apa yang dibutuhkan untuk mencetak gol di Piala Dunia, tentu saja yang paling penting adalah memenangi Piala Dunia. Jika satu target sudah terpenuhi, target lain akan berusaha kukejar," lanjutnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau