Sediakan Waktu untuk Istirahat Siang

Kompas.com - 14/06/2010, 11:34 WIB

Kompas.com — Karena ingin mengejar tenggat pekerjaan dan tak punya waktu, banyak karyawan yang melewatkan makan siang. Padahal, membiarkan perut kosong seharian bisa mengganggu performa kerja dan mengundang banyak penyakit.

Satu dari empat karyawan di Inggris terbiasa bekerja seharian tanpa jeda makan siang. Demikian menurut sebuah survei. Kondisi tersebut sebenarnya dialami hampir semua pekerja, terutama yang selalu beralasan sibuk.

Jadwal makan yang tidak teratur ditambah pola makan yang tidak sehat akan membuat tubuh kelebihan kalori, tetapi kekurangan zat gizi esensial. Apalagi bila kita terbiasa mengonsumsi makanan cepat saji atau menu kaki lima yang tak dijamin kebersihannya. Bila dibiarkan, dalam jangka panjang hal ini tentu berpengaruh bagi kesehatan.

Risiko kesehatan akibat selalu menunda makan siang memang cukup besar, tetapi hal ini bisa diminimalkan dengan variasi makanan yang bergizi. Agar lebih sehat, jangan lupa mengonsumsi sayur dan buah sebagai sumber serat.

Selain mengisi perut, waktu jeda istirahat sebenarnya juga berfungsi untuk memulihkan energi dan memberi kesempatan tubuh untuk melakukan relaksasi sejenak. Manfaatkan waktu istirahat siang untuk sejenak lepas dari kesibukan kerja.

Berjalan-jalan di taman di sekitar perkantoran efektif untuk melemaskan otot. Berada dalam posisi statis dalam waktu yang lama bisa menyebabkan berbagai keluhan fisik dan gangguan otot kronik, seperti sakit punggung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau