SANAA, KOMPAS.com - Gerilyawan Al-Qaeda, termasuk dua orang Arab Saudi, terlibat dalam pengeboman pipa minyak Yaman pada akhir pekan, kata situs berita kementerian pertahanan 26sep.net, Senin. "Pelaku serangan itu adalah kelompok bersenjata anggota Al-Qaeda yang diburu oleh pasukan keamanan, termasuk orang-orang Saudi Said al-Shahri dan al-Ghamidi," kata 26sep.net. Seorang ketua suku juga termasuk di antara pelaku sabotase tersebut, kata situs itu tanpa menyebutkan namanya. Beberapa sumber suku mengatakan, Sabtu, orang-orang suku menggunakan buldoser untuk membongkar pipa minyak itu, kemudian meledakkannya, sebagai pembalasan atas penyerbuan militer Yaman terhadap rumah seorang pemimpin suku yang dituduh menampung anggota Al-Qaeda. Setelah pengeboman itu, para pemimpin suku di Marib, sebelah timur Sanaa, berjanji berhenti menampung anggota Al-Qaeda dan tidak akan melakukan aksi kekerasan, kata satu sumber suku dan pemerintah, Minggu. Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan Sabtu antara para pemimpin suku Abide dan Menteri Dalam Negeri Yaman Mayor Jendral Mutahar Rashad al-Masri, beberapa jam setelah serangan terhadap pipa minyak di provinsi Marib dimana suku itu berada. Provinsi yang merupakan markas Al-Qaeda itu berulang kali menjadi lokasi kerusuhan. Pada 5 Juni, seorang kolonel angkatan darat Yaman dan dua prajurit tewas dalam serangan terhadap sebuah konvoi yang sedang dalam perjalanan menuju ladang minyak Safar, dalam serangan yang dituduhkan pada Al-Qaeda. Yaman adalah negara leluhur pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden dan hingga kini masih menghadapi kekerasan separatis di wilayah utara dan selatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang