Preview pantai gading vs portugal

Mengukur Suhu "Neraka"

Kompas.com - 15/06/2010, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Grup G disebut banyak orang sebagai grup terpanas di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Grup ini diisi oleh juara terbanyak Piala Dunia, Brasil; si misterius Korea Utara; kekuatan sepak bola terbaik Afrika, Pantai Gading; dan tim penuh individu bertalenta, Portugal.

Partai Brasil-Portugal atau Brasil-Pantai Gading jelas merupakan pertandingan paling dinanti. Namun, sebelum menyentuh "dapur neraka", grup ini menyajikan menu pembuka berupa duel panas Pantai Gading versus Portugal.

Melihat materi pemain, kedua kubu diisi sejumlah pemain top yang bermain di klub dan liga-liga top Eropa. Cristiano Ronaldo di kubu Portugal dan Didier Drogba di kubu Pantai Gading adalah contohnya. Namun, dari segi soliditas skuad, Pantai Gading boleh menepuk dada.

Mengacu perjalanan kedua kubu selama babak kualifikasi, Pantai Gading finis sebagai juara Grup E zona Afrika, dengan rekor lima kemenangan dan satu hasil imbang. Bandingkan dengan Portugal, yang merebut tiket kualifikasi melalui babak play-off, di mana mereka menang dengan agregat 2-0 (1-0, 1-0) atas Bosnia. Meski begitu, Portugal juga secara konsisten menunjukkan peningkatan signifikan.

Selepas babak play-off, Portugal melewati tiga pertandingan persahabatan dan membukukan tiga kemenangan. Selama pertandingan itu, Portugal menunjukkan kekuatan permainan kolektifnya.

Pada dua pertandingan persahabatan terakhir, misalnya, mereka mencetak enam gol dan kecolongan satu gol. Gol-gol Portugal itu dicetak oleh empat pemain berbeda, yaitu Nani, Raul Meireles (2), Hugo Almeida (2), dan Danny.

Untuk Ronaldo, meski tak mencetak gol, ia juga bermain impresif dan inspiratif. Dalam dua pertandingan itu, ia menciptakan satu assist dan empat tembakan tepat ke gawang dari delapan usaha.

Kualitas individu yang melebur menjadi satu itu membuat Portugal punya kemampuan lebih dalam penguasaan bola, yang disertai kecermatan dalam mengintip peluang menyerang. Ditambah tekad untuk menjawab keraguan publik Portugal kepada mereka, Ronaldo dkk merupakan ancaman bagi siapa pun, tak terkecuali Brasil.

Namun, jangan terburu-buru menilai Pantai Gading bakal mudah menyerah. Selain memiliki keterampilan individu tak kalah bagus dari Portugal, mereka punya dua keunggulan yang pantas diperhitungkan oleh Brasil, Portugal, atau tim non-Afrika lain, yaitu kekuatan fisik dan faktor geografis.

Satu hal yang tak boleh dilupakan adalah dendam Pelatih Pantai Gading Sven-Goran Eriksson kepada Portugal. Ia pernah melatih Inggris pada periode 2001-2006 dan kalau bukan gara-gara Portugal, ia mungkin masih menukangi "Tiga Singa".

Pada Piala Dunia 2006 Jerman, Eriksson berhasil membawa Inggris sampai ke perempat final. Namun, Inggris tersingkir setelah kalah dalam adu penalti dengan Portugal (1-3). Mengingat itu, kiranya tak ada saat lebih baik bagi Eriksson untuk memulihkan nama baiknya di muka publik Inggris selain mengalahkan Portugal kali ini.

Dengan kualitas yang sama-sama pilih tanding itu, plus kebutuhan mengamankan tiga angka sebelum bertemu Brasil, kedua kubu harus mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Pemenang partai ini akan menjadi ukuran seberapa panasnya "inti neraka", yaitu saat mereka bertemu Brasil. (*)

Data dan Fakta Pertandingan

PANTAI GADING VS PORTUGAL Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, Selasa (15/6/2010) Siaran langsung RCTI, Selasa pukul 21.00 WIB Perkiraan susunan pemain: Pantai Gading: Barry; K Toure, Eboue, Boka, Tiene; Y Toure, Zokora; Gervinho, Romaric, Tiote; Drogba.

Portugal: Eduardo; Miguel, Carvalho, Alves, Duda; Meireles, Veloso; Simao, Deco, Ronaldo; Almeida.

Rekaman pertandingan Pantai Gading: 04-06-2010: Pantai Gading 2-0 Jepang 30-05-2010: Paraguay 2-2 Pantai Gading 03-03-2010: Korea Selatan 2-0 Pantai Gading 25-01-2010: Pantai Gading 2-2 Aljazair 16-01-2010: Pantai Gading 3-1 Ghana

Portugal: 08-06-2010: Portugal 3-0 Mozambik 02-06-2010: Portugal 3-1 Kamerun 04-03-2010: Portugal 2-0 China 19-11-2009: Bosnia 0-1 Portugal 15-11-2009: Portugal 1-0 Bosnia

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau