Piala dunia

Biar Kalah, Korut Bangga Membobol Brasil

Kompas.com - 16/06/2010, 05:52 WIB

JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Pelatih Korea Utara (Korut) Kim Jong Hun bangga dengan permainan anak-anak asuhnya yang membuat tim sekuat Brasil frustrasi. Meski kalah, Korut punya pengalaman sangat berharga karena bisa berhadapan dengan talenta-talenta terbaik dunia milik tim "Samba".

Dengan mengandalkan serangan balik, Korut melemahkan serangan-serangan "Selecao" di babak pertama. Di babak kedua, "Chollima" lengah dan akhirnya kebobolan oleh gol cantik Douglas Maicon dan Elano di Stadion Ellis Park, Selasa (15/6/2010). Harapan Korut sempat melonjak ketika Ji Yun Nam berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-89. Namun, upaya menyamakan skor gagal dan Korut pun kalah 1-2.

"Tim Brasil sudah jelas sangat kuat. Meski tidak menang, saya percaya kami bertarung dengan baik," kata Jong Hun. "Kami harus menunggu hingga akhir pertandingan untuk mencetak gol, namun di babak pertama para pemain berhasil menjalankan rencana kami. Tim Brasil biasanya kuat di sayap dan bagus secara individu, tapi kami berhasil mencegah hal ini."

"Kami bertahan dengan baik. Ketika menguasai bola, kami berhasil melakukan beberapa umpan baik. Sayangnya, kami gagal mencetak gol (di babak pertama). Di babak kedua, mereka lebih menyerang dan tim kami bertahan dengan kuat. Kami mencoba mencetak gol dan kami berhasil mendapatkan satu, jadi saya pikir kami bertarung dengan berani," paparnya.

"Sebagai pelatih, ketika melawan Brasil, fakta bahwa kami berhasil mencetak gol membuat saya sangat bahagia. Saya bangga dengan para pemain. Karena itulah saya menunjukkan emosi ketika kami mencetak gol," lanjutnya.

Kekalahan 1-2 itu menjadikan Korut sebagai tim pertama yang bisa memperkecil ketertinggalan dalam posisi kalah. Sebelumnya, tujuh tim yang menjadi pecundang sama sekali tak dapat mencetak gol ke gawang lawan. Salah satunya adalah Australia, sesama wakil Asia, yang kalah di tangan Jerman dengan skor 0-4. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau