Berantas Narkoba, Jakpus Terbentur Dana

Kompas.com - 16/06/2010, 22:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk menekan penggunaan serta peredaran narkoba di wilayahnya, Badan Narkotika Kota (BNK) Jakarta Pusat tahun ini memiliki 12 kegiatan pemberantasan narkotika dan obat-obatan terlarang. Ke-12 kegiatan itu berupa razia dan operasi di tempat hiburan malam dan pemukiman serta tempat kos yang disinyalir sebagai sarang peredaran narkoba.

Namun sayang kegiatan yang bertujuan menekan peredaran dan penggunaan narkoba di wilayah Jakarta Pusat itu terkendala anggaran yang tak kunjung cair. Alhasil hingga kini tidak ada satu pun dari 12 program itu yang terlaksana.

"Sejak awal tahun tugas pokok BNK memang menyangkut 2 kategori program yaitu pencegahan yang bersifat sosialisasi agar menjauhi narkoba dan pemberantasan dimana turun langsung ke lapangan bersama kepolisian dan aparat terkait, tetapi karena anggarannya belum ada jadi belum berjalan," ujar Mashudi AS, Sekretaris BNK Jakarta Pusat, Rabu (16/6/2010).

Rencana kegiatan 12 program pemberantasan itu dibagi dalam 4 triwulan selama tahun ini. "Kalau tiap triwulan itu terlaksana, maka minimal dalam satu bulan akan ada satu operasi atau kegiatan," kata Mashudi.

Akan tetapi memasuki triwulan kedua ini operasi pemberantasan itu belum terwujud. Padahal, program pemberantasan itu diperlukan lantaran wilayah Jakarta Pusat diduga telah menjadi salah satu pusat peredaran narkoba, jika dilihat dari segi wilayah dan keberadaan tempat hiburan malam serta banyaknya tempat kos.

Dia juga mengaku heran karena anggaran untuk kegiatan tahun ini, sebetulnya telah disetujui oleh Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI Jakarta. Namun, entah karena apa hingga saat ini anggaran tersebut belum juga diterima pihaknya.

Untuk itu, Mashudi sangat berharap, pada Juni ini yang notabene sudah memasuki triwulan kedua dana itu agar segera cair. “Saya kurang paham besarannya berapa. Kita juga hanya bisa pasrah saja menunggu anggaran itu cair,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau