Narkoba

Oknum Polisi Ditangkap Saat Pesta Sabu

Kompas.com - 17/06/2010, 09:48 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Seorang anggota polisi ditangkap sedang pesta sabu-sabu bersama empat rekannya di kawasan Tanjung Raya I, Kecamatan Pontianak Timur, Rabu kemarin.

Kepala Kepolisian Kota Besar Pontianak, Ajun Komisaris Besar (Pol) Rachmat Mulyana membenarkan, ada anggota kepolisian tertangkap tangan saat mengadakan pesta sabu-sabu bersama empat rekannya, yang salah satunya seorang pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Kelima orang yang ditangkap saat pesta sabu-sabu, yakni berinisial Dt (28) oknum polisi, oknum PNS Har (40) SP (52), In (52), dan Di (35). Dari hasil tes urine, kelimanya positif telah menkonsumsi narkoba. "Kelimanya kami tetapkan sebagai tersangka pemakai narkoba," ujarnya.

Rachmat mengatakan, dengan ditangkapnya seorang anggota Poltabes Pontianak dan seorang anggota PNS, pihaknya tidak pandang bulu dalam menerapkan hukum, karena penertiban penggunaan narkoba termasuk atensi khusus Kepala Polri. "Kami akan menyurati Pemerintah Provinsi Kalbar, terkait tertangkapnya oknum PNS dilingkungan Pemprov setempat. Sementara Dt akan dikenakan pelanggaran kode etik dan disiplin, kalau terbukti bersalah juga diancam pidana," katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Narkoba Poltabes Pontianak, Komisaris Reza Pahlevi mengatakan, kelima pemakai narkoba itu ditangkap saat melakukan pesta sabu-sabu di rumah Dn, pada saat digerebek, barang bukti berupa sabu-sabu sempat dibuang.

Kelima pemakai narkoba itu secara patungan membeli sabu-sabu tersebut. Pesta sabu dilakukan untuk menghilangkan rasa ngantuk untuk perjalanan ke Kuching, Malaysia menggunakan kendaraan roda empat. Kelima pemakai narkoba itu, saat ini sedang di periksa dan diinapkan di sel tahanan Mapoltabes Pontianak menunggu proses hukum selanjutnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau