TOKYO, KOMPAS.com — Pabrikan mobil terbesar di dunia, Toyota Motor Corp (TMC), berencana menghentikan pengoperasian pabrik perakitan di China yang memproduksi komponen untuk kebutuhan negeri itu. Demikian info dari orang dalam TMC yang tak mau disebutkan namanya, yang dikutip kantor berita Asahi Shimbun, Kamis (17/6/2010).
Langkah ini diambil karena Toyota sedang melakukan investigasi terhadap situasi yang sedang terjadi. Pasalnya, aksi pemogokan membuat suplai suku cadang mengalami kekurangan.
Dengan berat hati, proses produksi pabrik mereka di Tianjin pun dihentikan untuk sementara. Pabrik yang berafiliasi dengan pemasok lokal tersebut memproduksi komponen pintu.
Sebagai informasi, aksi mogok para pekerja ini dilakukan untuk menunut kenaikan upah yang dinilai masih rendah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang