Smkn 29 jakarta

Status RSBI, Bangunannya Kok Mau Roboh!

Kompas.com - 17/06/2010, 13:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski status Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 29 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, telah berubah menjadi rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan memiliki kelas khusus, ternyata kondisinya masih memprihatinkan. Bangunan sekolah yang terletak di Jalan Prof Joko Sutono, Kebayoran Baru, ini terlihat tua dan hampir roboh.

Tidak hanya itu, pagarnya pun sebagian sudah roboh, sementara pagar penggantinya hanya berupa pagar darurat yang terbuat dari seng. Pagar seng ini tentu saja sangat rawan dengan aksi kriminalitas. Ketiadaan pagar besi juga membuat kondisi sekolah seperti bangunan tua yang kurang sedap dipandang mata.

Kepala Subbagian Tata Usaha SMKN 29 Joko Ruswandono mengakui, pihaknya sudah beberapa kali mengirimkan surat kepada Dinas Pendidikan untuk memerhatikan kondisi gedung sekolah yang tak berpagar. Tetapi, hingga kini usulan itu belum juga direalisasikan.

Akibatnya, bangunan sekolah menjadi tidak terlihat indah dan dari kejauhan lebih mirip seperti gudang. "Pemberitahuan baik lisan maupun tulisan sudah beberapa kali kami kirimkan, tapi tidak ada tindak lanjutnya," ujar Joko, Rabu (16/6/2010) kemarin.

Joko menambahkan, kondisi tersebut terjadi sejak lima tahun terakhir. Hal itu membuat daya tarik calon siswa terhadap sekolah berkurang.

"Bagaimana calon siswa mau berminat mendaftar di sekolah ini, melihat dari luar saja sudah tidak menarik," sesalnya.

Joko mengaku, pihaknya saat ini dalam posisi dilematis karena sekolah yang mencoba merenovasi pagar tidak diperbolehkan menggunakan dana dari sumbangan orangtua. "Kalau saja boleh, mungkin sudah dari dulu sekolah ini bagus," katanya.

Wakil Kepala SMKN 29 Amiran mengungkapkan, sebagai RSBI, fasilitas yang lengkap sangatlah penting sebagai sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan belajar-mengajar. Terlebih, hal itu juga menyangkut kenyamanan sekolah yang digunakan.

"Jika dari pagar dilihat sudah tidak indah, bagaimana kenyamanan di dalam gedung tersebut. Padahal, selama ini prestasi yang diukir siswa SMKN 29 tidak kalah dengan siswa SMKN lain," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau