LONDON, KOMPAS.com — Sang suami sibuk dalam Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, sang istri justru asyik berkuda. Itulah yang dilakukan Toni Poole, istri bek Inggris, John Terry.
Ditinggal Terry berlaga di tempat yang jaraknya ribuan kilometer, Toni tak mau hanya duduk manis di rumah sambil menyaksikan suaminya berlaga melalui layar kaca. Ia juga tak mau menyibukkan diri seperti istri-istri pemain timnas lainnya, yang senang berbelanja atau berpesta. Apalagi mempunyai keinginan untuk menyusul sang suami ke Afrika Selatan, seperti yang akan dilakukan Alex Curran, istri Steven Gerrard. Toni lebih memilih melakukan kegiatan berkuda sepanjang hari.
Kegiatannya berkuda ini bukan semata untuk gengsi atau sekadar iseng. Ia telah melakukan hobi ini sejak dua tahun lalu. Dengan hobinya itu, kini Toni justru menjadi kebanggaan Inggris. Ia terpilih mewakili Negeri Ratu Elizabeth itu dalam kejuaraan berkuda yang diikuti empat negara, yaitu Inggris, Skotlandia, Irlandia, dan Wales, yang akan digelar tahun ini juga.
Prestasinya itu mencatatkan Toni sebagai yang pertama dan satu-satunya WAGS yang mewakili negaranya di bidang olahraga. Jadi, bila suaminya sedang berjuang membela "Three Lions" di Piala Dunia, Toni kini mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan kuda bergengsi itu. Dalam persiapan itu, ia harus berlatih hampir setiap hari.
"Saya sangat senang bisa terpilih mewakili Inggris. Sudah tentu John juga akan merasa sangat bangga. Semua kerja keras yang telah saya lakukan terbayar sudah," ungkap Toni bersemangat.
Dengan kesibukan barunya itu, perempuan berusia 28 tahun ini bisa melupakan kisah kelam perkawinannya dengan Terry di awal tahun. Ketika itu perkawinan mereka diguncang skandal seks perselingkuhan Terry dengan temannya sendiri, Vanessa Perroncel, yang juga eks pacar rekan setim Terry di Chelsea, Wayne Bridge.
Ketika itu, Toni sempat terguncang mendengar hubungan gelap Terry dengan Vanessa, yang pernah menjadi tetangganya itu. Toni lebih terpukul lagi setelah mendengar kabar bahwa model seksi asal Perancis itu pernah mengandung anak Terry yang kemudian digugurkan. Ia lalu pergi ke Dubai bersama kedua orangtuanya untuk menenangkan diri.
Toni sempat menuntut cerai Terry, tetapi akhirnya memaafkan ayah dari dua anak kembarnya itu. Akibat skandal seks yang menghebohkan tersebut, Terry harus kehilangan jabatannya sebagai kapten "Three Lions". (Warkot/jac)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang