JAKARTA, Kompas.com - Laju kemenangan petenis Indonesia Christopher Rungkat terhenti di putaran kedua Sportama Tegal Men’s Futures International Tennis Tournament seri ketiga, Kamis. Christopher yang pekan lalu menjuarai seri kedua turnamen yang sama di Tarakan, kalah oleh unggulan kedelapan dari Rusia, Sergei Krotiouk, 6-2, 6-4, di lapangan tenis Kompleks GOR Wisanggeni, Tegal, Jawa Tengah. Sejak set pertama, petenis yang akrab disapa Christo itu menghadapi tekanan lawannya terus-menerus sehingga tidak mampu mengembangkan permainan. "Saya benar-benar kelelahan. Saya sudah mencoba tampil sebaik mungkin, tetapi badan saya tidak cukup kuat untuk mengikuti kemauan saya," kata Christo dalam siaran pers panitia penyelenggara. "Dia tampil langsung menekan, karena dia tahu kalau main reli sama saya hasilnya bakal lain. Dia pemain yang sangat berpengalaman dan usianya jauh di atas saya," tambahnya kepada Antara. Setelah tersisih dari turnamen tersebut, Christo mengatakan akan istirahat selama sepekan sebelum mengikuti turnamen Men’s Futures di Kuala Lumpur, Malaysia. Ia mengaku cukup kelelahan setelah mengikuti tiga turnamen Men’s Futures di Indonesia yang berlangsung tiga pekan berturut-turut di Bandung, Tarakan dan Tegal. Di Bandung ia mencapai semifinal, sementara di Tarakan ia meraih gelar juara sebelum tersisih di putaran kedua di Tegal.
"Yang melelahkan adalah perjalanannya. Mulai dari Bandung, Tarakan, dan Tegal. Ini sangat melelahkan. Saya akan istirahat dulu sambil memulihkan stamina saya sebelum tampil di Malaysia dan memperkuat tim Indonesia melawan Thailand pada Piala Davis di Jakarta," katanya. Indonesia akan menghadapi Thailand pada semifinal Grup II Asia-Oceania kejuaraan tenis beregu putra Piala Davis di Jakarta, 9-11 Juli.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang