Kelelahan, Christo Tersingkir

Kompas.com - 17/06/2010, 20:58 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Laju kemenangan petenis Indonesia Christopher Rungkat terhenti di putaran kedua Sportama Tegal Men’s Futures International Tennis Tournament seri ketiga, Kamis.     Christopher yang pekan lalu menjuarai seri kedua turnamen yang sama di Tarakan, kalah oleh unggulan kedelapan dari Rusia, Sergei Krotiouk, 6-2, 6-4, di lapangan tenis Kompleks GOR Wisanggeni, Tegal, Jawa Tengah.     Sejak set pertama, petenis yang akrab disapa Christo itu menghadapi tekanan lawannya terus-menerus sehingga tidak mampu mengembangkan permainan. "Saya benar-benar kelelahan. Saya sudah mencoba tampil sebaik mungkin, tetapi badan saya tidak cukup kuat untuk mengikuti kemauan saya," kata Christo dalam siaran pers panitia penyelenggara.     "Dia tampil langsung menekan, karena dia tahu kalau main reli sama saya hasilnya bakal lain. Dia pemain yang sangat berpengalaman dan usianya jauh di atas saya," tambahnya kepada Antara.     Setelah tersisih dari turnamen tersebut, Christo mengatakan akan istirahat selama sepekan sebelum mengikuti turnamen Men’s Futures di Kuala Lumpur, Malaysia.     Ia mengaku cukup kelelahan setelah mengikuti tiga turnamen Men’s Futures di Indonesia yang berlangsung tiga pekan berturut-turut di Bandung, Tarakan dan Tegal. Di Bandung ia mencapai semifinal, sementara di Tarakan ia meraih gelar juara sebelum tersisih di putaran kedua di Tegal.

"Yang melelahkan adalah perjalanannya. Mulai dari Bandung, Tarakan, dan Tegal. Ini sangat melelahkan. Saya akan istirahat dulu sambil memulihkan stamina saya sebelum tampil di Malaysia dan memperkuat tim Indonesia melawan Thailand pada Piala Davis di Jakarta," katanya.     Indonesia akan menghadapi Thailand pada semifinal Grup II Asia-Oceania kejuaraan tenis beregu putra Piala Davis di Jakarta, 9-11 Juli.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau