Bank syariah

Aset BNI Syariah Sebesar Rp 5,2 Triliun

Kompas.com - 18/06/2010, 03:58 WIB

Jakarta, Kompas -  Industri perbankan syariah kian marak menyusul beroperasinya BNI Syariah sebagai bank umum syariah.

BNI Syariah akan menjadi bank umum syariah menyusul Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat, Bank Syariah Mega Indonesia, BRI Syariah, BCA Syariah, dan Bukopin Syariah.

”Aset BNI Syariah pada neraca awal sebesar Rp 5,2 triliun,” ujar Direktur Utama BNI Syariah Rizkullah, Kamis (17/6) di Jakarta. Peluncuran BNI Syariah sebagai bank umum syariah akan dilakukan hari ini (Jumat, 18/6).

Rizkullah menjelaskan, BNI Syariah merupakan bank umum yang berasal dari spin off unit usaha syariah BNI. Ini berbeda dengan beberapa bank umum syariah yang berasal dari konversi bank umum konvensional.

Modal awal BNI Syariah saat diluncurkan senilai Rp 1,1 triliun dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 29 persen.

Adapun posisi pembiayaan sebesar Rp 3,2 triliun dengan tingkat pembiayaan bermasalah (nonperforming financing/NPF) sebesar 4,3 persen. Menurut Rizkullah, dengan menjadi bank umum, BNI Syariah berpotensi tumbuh lebih cepat. BNI Syariah akan independen.

Pertumbuhan akan cepat

Pada akhir tahun, pembiayaan ditargetkan mencapai Rp 3,5 triliun. Menurut Rizkullah, ada sejumlah faktor yang akan mendorong pertumbuhan BNI Syariah ke depan. Brand BNI relatif sudah dikenal masyarakat luas.

Jaringan BNI yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara juga akan mempermudah BNI Syariah melakukan ekspansi dengan office channeling.

Pertumbuhan BNI Syariah akan semakin cepat jika Islamic Corporation for the Development of Private Sector (ICD), anak usaha Islamic Development Bank, jadi menyertakan modalnya. ICD sebelumnya berkomitmen menanamkan modalnya 50 juta dollar AS di BNI Syariah.

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan, dengan beroperasinya BNI Syariah, ragam anak usaha BNI semakin lengkap. Sebelumnya BNI telah memiliki anak usaha di bidang sekuritas, multifinance, dan asuransi. Sebagai induk usaha, BNI berkomitmen menyokong pertumbuhan BNI Syariah. (FAJ)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau