JAKARTA, KOMPAS.com — Jajaran pengurus baru Partai Demokrat sudah diumumkan pada Kamis (17/6/2010) oleh Ketua Umum Anas Urbaningrum dan Sekretaris Jenderal Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, putra bungsu Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono.
Beberapa hari menjelang pengumuman, nama aktivis hak asasi manusia yang juga adalah Koordinator Kontras, Usman Hamid, disebut-sebut masuk dalam gerbong kepengurusan baru. Partai Demokrat secara terbuka meminang Usman untuk bergabung. Namun, namanya ternyata tidak tersebut dalam pengumuman kemarin.
"Saya merasa belum saatnya saya bergabung dengan sebuah partai politik. Saya masih ingin berada di luar sistem. Saya menghargai tawaran Mas Anas (Anas Urbaningrum)," kata Usman dalam perbincangan dengan Kompas.com, Jumat (18/6/2010).
Usman mengaku, Anas menghubunginya secara pribadi dan menawarinya bergabung dalam kepengurusan baru partai sekitar tiga pekan lalu. Sejak itu pula keduanya berkomunikasi secara intensif. "Saya mendapat banyak pelajaran berarti melalui dialog intens yang kami lalui dalam dua tiga pekan terakhir. Kami berbagi rasa dan gagasan tentang politik sebagai ruang bagi perjalanan kebajikan, hak asasi manusia, perlindungan kaum terpinggirkan dan tertindas. Dalam permenungan saya, belum sekarang saatnya saya berjuang di dalam sistem," katanya.
Dalam dialog intens itu, lanjut Usman, disepakati bahwa perlu ada pembaruan dalam kehidupan politik di Indonesia. Usman mengapresiasi Partai Demokrat yang dinilainya memberi ruang yang cukup bagi kiprah orang muda untuk mengambil peran dalam pembaruan tersebut. Keduanya setuju perjuangan itu masih perlu dilakukan secara sinergis oleh mereka yang berada di dalam dan di luar partai politik
"Arah kepemimpinan Mas Anas memberi harapan bagi kiprah orang-orang muda. Semoga ke depan kami terus menjalin persahabatan dalam memperjuangkan kehidupan politik yang memuliakan martabat manusia," ucap Usman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang