SERUI, KOMPAS.com - Gempa 7,1 SR pada 16 Juni 2010 di wilayah Biak menghancurkan sebagian kondisi bangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen Papua. Menurut catatan Kompas, Jumat (18/6/2010), jumlah rumah rusak mencapai lebih dari 1.500 unit yang tersebar dar Distrik Ansus, Yapen Selatan, Angkaisera, dan Ampimoi.
Di Ansus, sekitar 200 rumah panggung di pinggir pantai hancur. Di Angkaisera yang berjarak tempuh 15 menit dari Ibukota Serui, dilaporkan 150 unit rusak. Di Ampimoi, 1.000-an rumah rata dengan tanah. Di Yapen Selatan, 227 rumah rusak berat. Sampai kini, bantuan mulai didistribusikan ke Distrik Ampimoi, Kosiwo, Angkaisera, Yapen Selatan, Yapen Barat, Wonawa, dan Kepulauan Ambai.
Posko Bencana mendistribusikan 6 ton beras dan 75 tenda. "Kami sampai sekarang masih kekurangan tenda untuk warga," ucap Yan Pieter Ayorbaba, Sekda Kepulauan Yapen, Jumat di Serui.
Sementara itu, aktivitas warga di Serui belum pulih. Sebagian toko masih memilih tutup. Pegawai negeri juga belum masuk kantor karena kondisi bangunan masih mengkhawatirkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang