Jelas liburan

Terminal Lebak Bulus Siagakan 400 Bus

Kompas.com - 18/06/2010, 15:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Terminal Bus Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menyiapkan sebanyak 400 bus untuk menyambut liburan sekolah yang biasa dimanfaatkan warga Jakarta bertamasya ke luar kota. Penambahan armada dari yang biasanya disiagakan 180 bus ini dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang.

Kepala Terminal Bus Lebak Bulus Ferdinand Karel Wowor memprediksi, lonjakan penumpang akan terjadi setelah tiga hari libur dimulai. Pihaknya mencatat, jika pada hari biasa, jumlah penumpang yang berangkat melalui Terminal Lebak Bulus rata-rata berjumlah 2.400 penumpang per hari, maka pada hari libur nanti jumlahnya diperkirakan meningkat hingga 5.000 penumpang.

Namun, Wowor sedikit tidak yakin jika lonjakan penumpang itu bisa tercapai karena jumlah pengguna bus untuk ke luar kota saat ini sedikit menurun. Tren itu muncul karena warga lebih memilih menggunakan moda transportasi lain, seperti pesawat atau kereta api.

"Penumpang bus hanya sisa dari angkutan lain, seperti pesawat dan kereta," ujarnya kepada Beritajakarta.com, Jumat (18/6/2010).

Wowor juga memprediksi, penumpang dengan tujuan Jawa Barat dan Jawa Tengah akan mendominasi musim liburan kali ini. Antara 60 dan 75 persen penumpang diprediksi akan berangkat ke tujuan tersebut.

"Tujuan penumpang memang lebih banyak ke daerah-daerah terdekat Jakarta," ucapnya.

Selain itu, untuk melayani tujuan Sumatera, pihaknya juga menyediakan lebih kurang 10 bus. Adapun untuk harga tiket bus, Wowor memastikan tidak ada kenaikan tarif. "Tidak ada kenaikan tarif. Semuanya normal," ujarnya.

Untuk menjaga keamanan calon penumpang, jika sebelumnya pihaknya hanya menugaskan 20 petugas keamanan internal, maka di hari libur nanti pihaknya akan menambah 6 petugas keamanan dari unsur kepolisian. Ini dilakukan untuk memperketat ruang gerak pelaku aksi pencopetan dan pembiusan.

"Selama ini area dalam terminal cukup aman. Kalaupun ada aksi pembiusan, itu biasanya terjadi di luar terminal," kata Wowor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau