100.000 Pengungsi Irak Minta Pindah

Kompas.com - 18/06/2010, 16:27 WIB

DAMASKUS, KOMPAS.com Sebanyak 100.000 pengungsi Irak telah dihitung oleh Badan Pengungsi PBB untuk dimukimkan kembali. Jumlah tersebut mencakup seperlima dari total jumlah pengungsi di Timur Tengah yang dibantu program mereka.

Komisaris Tinggi PBB untuk urusan pengungsi, Antonio Guterres, mengumumkan hal itu pada Kamis (17/6/2010) dalam kunjungannya ke Suriah, yang menjadi tempat bagi sekitar 45 persen pengungsi Irak yang mengajukan permohonan pemukiman kembali. Guterres mengatakan, jumlah itu merupakan sebuah prestasi besar bagi Badan Pengungsi PBB (UNHCR) dan para pengungsi.

"Seratus ribu pengajuan dari pengungsi Irak merupakan prestasi yang luar biasa," kata Guterres. "Banyak dari mereka telah tinggal di tempat yang telantar selama bertahun-tahun," tambahnya seperti dikutip CNN.

Saat ini UNHCR membantu 511.760 pengungsi Timur Tengah. Pengungsi Irak merupakan kelompok pengungsi kedua terbesar di dunia dengan total jumlah sekitar 1,8 juta orang. Mereka mencari perlindungan terutama di Suriah, Jordania, Lebanon, Mesir, dan Turki. Menurut UNHCR, sebagian besar rakyat Irak yang mengajukan pemukiman kembali itu ingin pindah ke Amerika Serikat.

Sejak tahun 2007, sebanyak 100.000 pengungsi Irak telah menyampai permohonan pemukiman kembali. Namun, hanya sekitar 50 persen dari jumlah itu yang telah diberangkatkan ke tempat baru mereka hingga Mei 2010. Gutteres mendesak berbagai negara di dunia untuk terus menerima pengungsi Irak dan terhadap negara-negara yang menjadi tempat para pengungsi berlindung untuk memudahkan keberangkatan mereka.

Menurut data UNHCR, repatriasi sukarela tahun 2009 mencapai jumlah terendah dalam 20 tahun terakhir. Dari 251.500 pengungsi yang pulang atau pindah ke tempat baru tahun lalu, hanya 38.000 orang yang merupakan warga Irak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau