Mata uang

Perkasa, Rupiah Dekati 9.100

Kompas.com - 18/06/2010, 16:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Jumat (18/5/2010) sore naik tajam mendekati angka Rp 9.100 per dollar AS, setelah Spanyol berhasil melakukan penjualan obligasi yang mendorong euro menguat.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar menguat menjadi Rp 9.105-Rp 9.115 per dollar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 9.148-Rp 9.155 atau naik 43 poin.

Dirut Finan Corpindo Nusa, Edwin Sinaga di Jakarta, mengatakan, keberhasilan penjualan obligasi Spanyol mengurangi kekhawatiran tentang krisis utang zona euro merupakan faktor utama pelaku pasar aktif membeli rupiah. "Kami optimis rupiah pada pekan depan akan dapat menembus angka Rp 9.100 per dollar AS," ujarnya.

Euro di pasar naik menjadi 1,2359 dollar AS dari 1,2306 dollar AS. Terhadap yen, Jepang, dollar jatuh ke 90,85 yen dari 91,45 yen. "Berita bahwa Spanyol telah kembali berhasil menggalang dana di pasar terbuka memberikan sentimen positif pasar," katanya.

Menurut Edwin Sinaga , sentimen positif itu juga didukung oleh membaiknya bursa regional seperti Jepang dan Hongkong yang menguat sehingga mendorong minat pelaku pasar untuk membeli rupiah semakin tinggi. "Apabila sentimen positif itu berlanjut hingga pekan depan, maka pergerakan rupiah akan berlanjut menguat lebih jauh," katanya.

Meski demikian, lanjut dia Bank Indonesia (BI) kemungkinan akan masuk pasar melepas cadangannya untuk menahan gerakan rupiah yang terus menguat agar tidak menembus angka Rp 9.100 per dollar AS. "Posisi rupiah saat ini dinilai sudah cukup baik, namun apabila berada dibawah angka Rp 9.100 per akan mengurangi pendapatan negara," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau