Dua Perompak Kapal Tanker Dibekuk

Kompas.com - 18/06/2010, 18:07 WIB

TANJUNG PINANG, KOMPAS.com - Polisi Perairan Tanjung Pinang, Polda Kepulauan Riau, berhasil menangkap dua perompak usai mereka merompak tanker berbendera asing diperairan internasional antara Pulau Lima Malaysia dan perairan Berakit, Bintan, Kamis (17/6/2010) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

"Dua orang pelaku perompakan berhasil kami tangkap di perairan Tanjung Sei Tumu, Dompak, Tanjung Pinang sekitar pukul 00.30 WIB Jumat dini hari setelah mendapat informasi ada perompakan kapal tanker di perairan internasional tersebut," kata Kepala Satuan Polisi Perairan Tanjung Pinang, AKP Bakhtiar BK di Tanjung Pinang, Jumat (18/6/2010).

Bakhtiar mengatakan, dua perompak tersebut ditangkap saat akan mengembalikan kapal cepat yang digunakan untuk merompak ke Sungai Jang, Tanjung Pinang. "Pelaku tidak bisa berbuat banyak setelah dikepung anggota Polisi Perairan Tanjung Pinang yang mengejar dengan dua kapal patroli," ujarnya.

Pelaku perompakan yang sudah dijadikan tersangka berinisial JU (33) dan LH (44). "Dari kedua tersangka, kami mengamankan barang bukti berupa uang hasil rompakan sebanyak 1.627 dollar AS, 1.905 yuan China, Rp 1,2 juta dan empat dollar Singapura," ujarnya.

Selain barang bukti uang, menurut Bakhtiar, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain berupa delapan unit telepon seluler berbagai merek, lima laptop, dua bilah parang dan kapal cepat dengan mesin 40 PK yang digunakan tersangka untuk merompak. "Mereka mengakui barang bukti tersebut dirompak dari kapal tanker berbendera asing yang mereka juga tidak tahu berbendera apa," katanya.

Menurut Bakhtiar, dua orang tersangka mengaku melakukan perompakan bersama tujuh orang lainnya yang saat ini dalam pengejaran pihak kepolisian. "Usai merompak di perairan internasional tersebut, tujuh orang pelaku lainnya sudah terlebih dahulu turun di perairan Kampung Tekojo, Kijang, Kabupaten Bintan," kata Bakhtiar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau